Terima Insentif dari Pemkab Jember, Guru Ngaji dan Modin di Kelurahan Sempusari Kecamatan Kaliwates Antusias
- 15 Maret 2026
- Dibaca 149 Kali
Bagikan Via:
Terima Insentif dari Pemkab Jember, Guru Ngaji dan Modin di Kelurahan Sempusari Kecamatan Kaliwates Antusias
JEMBER, 14 MARET 2026 - Suasana hangat dan penuh rasa syukur terlihat di Kelurahan Sempusari, Kecamatan Kaliwates, Kabupaten Jember, Sabtu 14 Maret 2026. Puluhan guru ngaji Muslim, guru ngaji non-Muslim, serta Petugas Pembantu Pencatat Nikah (P3N) hadir dengan antusias untuk menerima penyaluran insentif atau honorarium dari Pemerintah Kabupaten Jember.
Kegiatan yang berlangsung di kantor kelurahan tersebut dihadiri oleh perwakilan Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Pemerintah Kabupaten Jember, Kasi PMKS Kecamatan Kaliwates, pendamping guru ngaji Muslim dan non-Muslim, P3N, serta petugas dari Bank Jatim Cabang Jember yang membantu proses administrasi penyaluran insentif.
Pendamping guru ngaji Kelurahan Sempusari, Aries Susianto, menjelaskan bahwa total penerima insentif awalnya berjumlah 45 orang. Mereka terdiri atas 34 guru ngaji Muslim, 10 guru ngaji non-Muslim, dan satu P3N. Namun, satu guru ngaji Muslim mengundurkan diri karena telah masuk program sertifikasi guru, sehingga jumlah calon penerima yang terverifikasi menjadi 44 orang.
“Keseluruhan penerima insentif guru ngaji Muslim, non-Muslim, dan P3N ada 45 orang. Namun satu guru ngaji Muslim mengundurkan diri karena telah masuk dalam program sertifikasi guru. Sehingga jumlah calon penerima yang telah terverifikasi menjadi 44 orang,” terangnya.
Ia juga menambahkan bahwa para penerima menunjukkan antusiasme tinggi dalam mengikuti kegiatan tersebut. Bahkan sebagian besar hadir lebih awal dari jadwal yang telah ditentukan.
“Alhamdulillah calon penerima insentif sangat antusias. Mereka sudah hadir sekitar 25 hingga 30 menit sebelum jadwal yang ditentukan oleh Bagian Kesra,” imbuhnya.
Salah satu perwakilan guru ngaji Muslim, Romli, mengungkapkan rasa terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Jember atas perhatian dan komitmennya dalam memberikan dukungan kepada para guru ngaji. Menurutnya, bantuan tersebut sangat berarti bagi para pendidik yang sebagian besar berasal dari kalangan ekonomi menengah ke bawah.
“Alhamdulillah, kami dari perwakilan guru ngaji Muslim mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Jember, khususnya kepada Gus Bupati Jember yang telah memenuhi janjinya untuk menyalurkan insentif ini sebelum Hari Raya Idulfitri. Semoga dana ini membawa manfaat dan keberkahan bagi kami,” ujar Romli.
Ungkapan syukur juga disampaikan oleh perwakilan guru ngaji non-Muslim, Irine Maria Margareta, yang untuk pertama kalinya menerima insentif tersebut. Ia mengaku apresiasi dari pemerintah menjadi motivasi untuk terus mengabdikan diri dalam mendidik anak-anak.
“Ini pertama kalinya saya mendapatkan insentif seperti ini. Saya sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Bapak Bupati yang telah memberikan apresiasi. Semoga ini menjadi penyemangat bagi kami untuk melayani dan membimbing anak-anak dengan lebih baik lagi,” tuturnya.
Melalui penyaluran insentif ini, Pemerintah Kabupaten Jember diharapkan dapat terus mendukung peran para guru ngaji dan tokoh pelayanan keagamaan di masyarakat, sekaligus memperkuat semangat pengabdian mereka dalam membina generasi muda di lingkungan masing-masing. (as)