Jemput Bola Lawan Tuberkulosis, Puskesmas Sumberbaru Gelar Pemeriksaan Rontgen Gratis di Desa Yosorati
- 29 Juni 2026
- Dibaca 39 Kali
Bagikan Via:
Jemput Bola Lawan Tuberkulosis, Puskesmas Sumberbaru Gelar Pemeriksaan Rontgen Gratis di Desa Yosorati
Sumberbaru, 29 Juni 2026 – UPTD Puskesmas Sumberbaru kembali melaksanakan kegiatan Active Case Finding (ACF) Tuberkulosis melalui layanan pemeriksaan rontgen dada (thoraks) gratis bagi masyarakat. Kegiatan ini dilaksanakan pada Senin, 29 Juni 2026, bertempat di Balai Desa Yosorati, Kecamatan Sumberbaru, Kabupaten Jember, sebagai salah satu upaya meningkatkan penemuan kasus tuberkulosis secara aktif di masyarakat.
Tuberkulosis (TB) masih menjadi salah satu penyakit menular yang memerlukan perhatian serius di Indonesia. Provinsi Jawa Timur tercatat sebagai salah satu wilayah dengan jumlah kasus TB yang tinggi, sehingga diperlukan langkah-langkah strategis untuk mempercepat penemuan kasus dan memutus rantai penularan. Melalui kegiatan Active Case Finding (ACF), tenaga kesehatan secara aktif menjangkau masyarakat yang memiliki gejala maupun faktor risiko TB untuk dilakukan skrining dan pemeriksaan lebih lanjut, termasuk pemeriksaan rontgen dada. Deteksi dini memungkinkan penderita memperoleh pengobatan lebih cepat, meningkatkan peluang kesembuhan, serta mengurangi risiko penularan di lingkungan keluarga maupun masyarakat.
Pada pelaksanaan kegiatan hari ini, sebanyak 107 peserta mengikuti pemeriksaan rontgen dada secara gratis. Tingginya partisipasi masyarakat menunjukkan peningkatan kesadaran akan pentingnya deteksi dini tuberkulosis sebagai langkah pencegahan, pengendalian, dan percepatan penanganan penyakit TB.
Kepala UPTD Puskesmas Sumberbaru menyampaikan bahwa kegiatan Active Case Finding merupakan bentuk komitmen Puskesmas dalam mendukung program nasional percepatan eliminasi tuberkulosis. Melalui kegiatan ini, diharapkan semakin banyak kasus TB yang dapat ditemukan sejak dini sehingga pengobatan dapat segera dimulai, mencegah terjadinya komplikasi, sekaligus memutus rantai penularan di masyarakat. Upaya tersebut sejalan dengan target Indonesia menuju eliminasi tuberkulosis pada tahun 2030.
UPTD Puskesmas Sumberbaru juga mengimbau masyarakat agar tidak ragu memeriksakan diri apabila mengalami gejala tuberkulosis, seperti batuk selama dua minggu atau lebih, demam berkepanjangan, penurunan berat badan tanpa sebab yang jelas, berkeringat pada malam hari, atau memiliki riwayat kontak erat dengan penderita TB. Dengan deteksi dini, pengobatan yang tepat, dan kepatuhan menjalani terapi hingga tuntas, tuberkulosis dapat disembuhkan.
#ACFTuberkulosis #GerakanBersamaLawanTB #TBCBisaSembuh #JemberSehat
UPTD Puskesmas Sumberbaru
Semangat Baru, Semakin Maju.