logo ppid jember kim
Oleh : Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan Dan Perlindungan Anak

Kawah Candradimuka di Rembangan, 27 Calon Tagana Jember Digembleng Jadi Garda Depan Kemanusiaan

  • 06 November 2026
  • Dibaca 8 Kali
Bagikan Via:
kawah-candradimuka-di-rembangan-27-calon-tagana-jember-digembleng-jadi-garda-depan-kemanusiaan-20261106

Kawah Candradimuka di Rembangan, 27 Calon Tagana Jember Digembleng Jadi Garda Depan Kemanusiaan

JEMBER, 6 November 2026 — Udara sejuk kawasan pegunungan Rembangan mendadak bergemuruh oleh semangat kebersamaan. Sebanyak 27 warga pilihan kini resmi menempuh babak baru dalam hidup mereka, bertransformasi dari masyarakat biasa menjadi barisan terdepan penyelamat bangsa melalui Pendidikan dan Pelatihan Dasar (Diklat) Taruna Siaga Bencana (Tagana).

Diinisiasi oleh Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos PPPA) Kabupaten Jember, diklat yang dihelat di Hotel Rembangan mulai Jumat (6/11/2026) ini bukan sekadar agenda rutin. Rangkaian kawah candradimuka ini dijadwalkan berlangsung intensif selama tiga hari penuh hingga Minggu mendatang. Di sinilah mental baja, keikhlasan, serta kedisiplinan para calon relawan mulai diuji, ditempa, dan dibentuk menjadi pribadi yang responsif.

Sebelum prosesi pembukaan, suasana pelatihan sudah diwarnai antusiasme tinggi tatkala para peserta menyerap ilmu dasar lapangan dari Koordinator Tagana Jawa Timur, Twi Adi. Sesi pembekalan awal tersebut menjadi fondasi krusial untuk membuka wawasan peserta mengenai beratnya amanah sosial yang akan mereka panggul di medan bencana.

Puncak prosesi ditandai dengan pelaksanaan Apel Pembukaan yang dipimpin langsung oleh Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial (Linjamsos) Dinsos PPPA Kabupaten Jember, Muhammad Rizqi Fajri Maulana, S.IP. Kegiatan ini terasa makin istimewa karena dihadiri oleh jajaran pejabat dan unsur terkait, meliputi Tim Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur, Koordinator Tagana Provinsi Jawa Timur, serta Tim Tagana Kabupaten Jember.

Dalam keterangannya, Muhammad Rizqi Fajri Maulana menegaskan bahwa keberadaan relawan adalah benteng vital penanggulangan bencana daerah.

"Melalui gemblengan selama tiga hari penuh ini, kami ingin memastikan bahwa calon-calon Tagana kita tidak hanya siap secara fisik dan teknis, tetapi juga memiliki jiwa korsa yang kuat dan satu frekuensi dalam merespons setiap potensi kedaruratan di lapangan," ujar Rizqi.

Bagi Kabupaten Jember yang memiliki tantangan geografis beragam, kehadiran 27 calon Tagana baru ini menjadi investasi sosial yang sangat berharga. Melalui diklat ini, Dinsos PPPA Jember tak sekadar melatih evakuasi, melainkan merajut rasa aman bagi masa depan masyarakat. (ysf)

Galeri Foto