logo ppid jember kim
Oleh : Kecamatan Ledokombo

Kebakaran Gumuk Lengleng di Ledokombo Berhasil Dipadamkan, Camat Apresiasi Gerak Cepat Lintas Sektor

  • 16 September 2026
  • Dibaca 210 Kali
Bagikan Via:
kebakaran-gumuk-lengleng-di-ledokombo-berhasil-dipadamkan-camat-apresiasi-gerak-cepat-lintas-sektor-20260917

Kebakaran Gumuk Lengleng di Ledokombo Berhasil Dipadamkan, Camat Apresiasi Gerak Cepat Lintas Sektor

JEMBER, 16 SEPTEMBER 2026 – Kebakaran lahan terjadi di kawasan bukit atau Gumuk Lengleng, Dusun Sumber Bulus I, RT 01/RW 03, Desa Sumber Bulus, Kecamatan Ledokombo, Kabupaten Jember, Rabu 16 September 2026. Kobaran api yang dipicu kondisi angin kencang tersebut membakar sebagian lahan dengan luas diperkirakan mencapai sekitar 2 hektare.

Respons cepat lintas sektor di Kecamatan Ledokombo bersama masyarakat berhasil mengendalikan kobaran api sehingga tidak meluas ke area lainnya. Api mulai diketahui warga sekitar pukul 10.30 WIB dan berhasil dipadamkan sekitar pukul 13.00 WIB.

Peristiwa tersebut pertama kali diketahui oleh Ririn (40), warga yang berada tidak jauh dari lokasi. Ia melihat adanya titik api di bagian atas bukit. Saat dilakukan pengecekan, api telah membesar dan dengan cepat menjalar di area lahan akibat hembusan angin yang cukup kencang.

Ririn kemudian memberitahukan kejadian tersebut kepada warga sekitar. Laporan selanjutnya diteruskan kepada Polsek Ledokombo untuk mendapatkan penanganan bersama lintas sektor.

Polsek Ledokombo menerima laporan sekitar pukul 10.45 WIB. Sekitar pukul 10.50 WIB, jajaran Muspika Kecamatan Ledokombo bersama masyarakat tiba di lokasi dan langsung melakukan upaya pemadaman secara manual untuk mencegah api meluas.

Pemadaman dilakukan menggunakan peralatan sederhana berupa ranting dan dahan pohon atau yang biasa disebut metode gepyok. Petugas bersama warga juga membuat ilaran sebagai sekat untuk menghambat pergerakan api dan mencegah kobaran menjalar lebih luas.

Sekitar pukul 11.00 WIB, satu unit mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi. Petugas kemudian melakukan penyiraman pada titik-titik api yang masih menyala sekaligus membantu proses pendinginan area yang telah terbakar.

Berkat kerja sama petugas gabungan dan masyarakat, api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 13.00 WIB. Setelah pemadaman, petugas melakukan pengecekan di sekitar lokasi untuk mengantisipasi kemungkinan munculnya kembali titik api.

Dari hasil penanganan sementara, sebagian lahan di kawasan Gumuk Lengleng diperkirakan terbakar dengan luas kurang lebih 2 hektare. Kerugian materiil akibat kejadian tersebut masih dalam proses pendataan. Sementara itu, tidak terdapat korban jiwa dalam peristiwa kebakaran lahan tersebut.

Hingga berita ini ditulis, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan. Polisi telah meminta keterangan sejumlah saksi untuk membantu proses penelusuran terkait sumber awal munculnya api.

Dalam penanganan tersebut, Kapolsek Ledokombo Iptu Andrias Suryo Rubedo, SH, bersama lima personel Polsek Ledokombo turut mendatangi lokasi. Penanganan juga melibatkan dua personel Koramil Ledokombo, dua personel Satpol PP Kecamatan Ledokombo, satu unit pemadam kebakaran, 10 perangkat Desa Sumber Bulus, serta sekitar 20 warga.

Andrias mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran lahan, khususnya saat cuaca panas dan angin kencang.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas yang berpotensi menimbulkan api di kawasan lahan terbuka, seperti membakar sampah atau sisa tanaman. Api kecil sekalipun dapat dengan cepat membesar dan menyebar ketika kondisi angin cukup kencang,” ujar Andrias.

Ia juga meminta masyarakat yang menemukan titik api agar segera melaporkannya kepada aparat terdekat sehingga penanganan dapat dilakukan sedini mungkin.

“Jangan menunggu api membesar. Apabila melihat adanya titik api atau asap di kawasan lahan, segera laporkan kepada pihak kepolisian, pemerintah desa, pemadam kebakaran maupun petugas terkait. Kecepatan laporan sangat membantu proses penanganan,” imbuhnya.

Sementara itu, Camat Ledokombo Roni Herman Baza, AP, mengapresiasi respons cepat seluruh unsur yang terlibat dalam penanganan kebakaran di Gumuk Lengleng. Menurutnya, kolaborasi antara aparat, pemerintah desa, petugas pemadam kebakaran, dan masyarakat menjadi faktor penting dalam mengendalikan kobaran api agar tidak meluas.

“Kami mengapresiasi gerak cepat seluruh unsur, mulai dari Polsek, Koramil, Satpol PP, pemadam kebakaran, pemerintah Desa Sumber Bulus hingga masyarakat yang bersama-sama melakukan pemadaman. Ini menunjukkan bahwa penanganan bencana membutuhkan kerja sama dan kepedulian semua pihak,” kata Roni.

Camat juga mengingatkan masyarakat agar tidak menganggap remeh potensi kebakaran lahan. Kondisi vegetasi kering, ditambah angin yang cukup kencang, dapat membuat api berkembang dengan cepat dan menyulitkan proses pemadaman.

“Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan. Hindari pembakaran terbuka yang tidak diperlukan dan jangan meninggalkan api dalam kondisi masih menyala. Jika menemukan potensi kebakaran, segera informasikan kepada pemerintah desa atau petugas agar dapat ditangani sejak dini,” ujarnya.

Peristiwa di Gumuk Lengleng menjadi pengingat penting bagi masyarakat Kecamatan Ledokombo untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran lahan. Penanganan yang cepat dan terpadu tidak hanya bertujuan memadamkan api, tetapi juga mencegah kobaran menyebar ke permukiman, perkebunan maupun kawasan lain yang berpotensi terdampak.

Polsek Ledokombo bersama unsur terkait juga terus melakukan pemantauan terhadap lokasi pascapemadaman. Masyarakat diminta tidak melakukan aktivitas di sekitar titik bekas kebakaran yang dapat memicu munculnya kembali api sebelum kondisi benar-benar dinyatakan aman.

Dengan berhasil dipadamkannya api sekitar pukul 13.00 WIB, situasi di Dusun Sumber Bulus I, Desa Sumber Bulus, Kecamatan Ledokombo, saat ini dilaporkan dalam keadaan aman dan kondusif. Sementara itu, penyebab kebakaran masih dalam proses penyelidikan dan pendataan kerugian materiil masih dilakukan. (yus)

Galeri Foto