logo ppid jember kim
Oleh : Badan Penanggulangan Bencana Daerah

Kebakaran Lahan di Sempusari Jember, 600 Meter Persegi Gumuk Terbakar

  • 21 September 2026
  • Dibaca 165 Kali
Bagikan Via:
kebakaran-lahan-di-sempusari-jember-600-meter-persegi-gumuk-terbakar-20260921

Kebakaran Lahan di Sempusari Jember, 600 Meter Persegi Gumuk Terbakar

JEMBER, 21 September 2026 – Kebakaran lahan terjadi di sebuah gumuk milik warga di Kelurahan Sempusari, Kecamatan Kaliwates, Kabupaten Jember, Jawa Timur, Minggu, 20 September 2026. Kebakaran menghanguskan lahan seluas sekitar 600 meter persegi.

Lahan yang terbakar berada di sekitar tembok Perum Argopuro, Kaliwates. Api membakar sejumlah material kering berupa bambu, ranting, dan dedaunan yang berada di area tersebut.

Tim Reaksi Cepat (TRC) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jember bersama petugas pemadam kebakaran (Damkar), Destana, dan warga melakukan penanganan setelah menerima laporan mengenai kejadian tersebut.

TRC BPBD Jember, Mashudi, mengatakan kebakaran diketahui sekitar pukul 12.00 WIB. Api kemudian terus membesar dan menjalar ke material mudah terbakar yang berada di lahan.

“Api membakar bambu, ranting-ranting, dan dedaunan kering. Setelah menerima laporan, kami langsung melakukan penanganan bersama Damkar,” kata Mashudi.

Menurut dia, laporan kebakaran diterima BPBD pada pukul 12.30 WIB. Selanjutnya, tim BPBD bersama Damkar bergerak menuju lokasi dan tiba sekitar pukul 13.00 WIB.

Petugas kemudian melakukan pemadaman dengan metode berbeda. TRC BPBD menggunakan alat gepyok untuk mengendalikan api di sejumlah titik, sedangkan petugas Damkar melakukan penyemprotan air untuk memastikan api tidak kembali menyala.

“Selain pemadaman, tim juga melakukan asesmen untuk mengetahui luasan lahan yang terbakar dan memastikan kondisi di sekitar lokasi aman,” ujar Mashudi.

Setelah hampir satu jam dilakukan penanganan, api berhasil dipadamkan sekitar pukul 13.50 WIB. Petugas kemudian melakukan pengecekan dan memastikan tidak ada lagi titik api yang berpotensi memicu kebakaran susulan.

Mashudi menyampaikan, kondisi terakhir di lokasi sudah aman, api telah padam, dan situasi berangsur kondusif. Tidak ada kendala berarti selama proses penanganan kebakaran.

BPBD Jember mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran lahan, terutama saat kondisi lingkungan kering dan angin cukup kencang.

Masyarakat diminta tidak membakar sampah ketika angin kencang serta tidak membuang puntung rokok sembarangan, khususnya di kawasan yang dipenuhi semak, rumput, dedaunan kering, atau berada di pinggir jalan.

“Jika melihat adanya kebakaran lahan, masyarakat diharapkan segera melaporkannya kepada BPBD atau Damkar agar dapat segera ditangani dan api tidak meluas,” kata Mashudi.(tgh)

Galeri Foto