Kecamatan Jenggawah Dampingi Penyaluran Bantuan PMI untuk Korban Rumah Roboh di Kertonegoro
- 15 Mei 2026
- Dibaca 99 Kali
Bagikan Via:
Kecamatan Jenggawah Dampingi Penyaluran Bantuan PMI untuk Korban Rumah Roboh di Kertonegoro
JEMBER, 15 MEI 2026 – Pemerintah Kecamatan Jenggawah kembali melakukan pendampingan sosial kepada warga terdampak musibah rumah roboh di Desa Kertonegoro. Melalui sinergi bersama PMI dan Tagana Kabupaten Jember, bantuan kemanusiaan disalurkan langsung kepada warga yang rumahnya mengalami kerusakan akibat roboh.
Pendampingan penyaluran bantuan dilaksanakan pada Rabu, 12 Mei 2026 di Dusun Krajan Tengah RT 005 RW 005 Desa Kertonegoro, Kecamatan Jenggawah. Dalam kegiatan tersebut, anggota Trantibum Kecamatan Jenggawah wilayah Desa Kertonegoro turut mendampingi petugas PMI dan Tagana Kabupaten Jember saat menyerahkan bantuan kepada Mahmud Miswati selaku korban terdampak.
Bantuan yang diberikan berupa paket sembako, kasur lipat, dan sarung untuk membantu kebutuhan keluarga pasca musibah yang dialami.
Kondisi rumah korban yang mengalami kerusakan cukup parah menjadi perhatian berbagai pihak, terlebih dengan kondisi ekonomi keluarga yang dinilai membutuhkan dukungan dan bantuan sosial.
Pihak keluarga menyampaikan rasa syukur atas bantuan yang diterima. Menurut keluarga korban, perhatian dari pemerintah dan relawan sangat membantu di tengah situasi sulit yang sedang dihadapi.
“Kami sangat berterima kasih atas bantuan dari PMI, Tagana, dan pemerintah. Bantuan ini sangat berarti bagi keluarga kami,” ujar Mahmud, perwakilan keluarga.
Sementara itu, Kasi PMKS Kecamatan Jenggawah, Syaiful Rizal, menyampaikan bahwa pendampingan yang dilakukan tidak hanya sebatas proses penyaluran bantuan, namun juga menjadi bentuk kehadiran pemerintah dalam merespons kondisi sosial masyarakat yang membutuhkan perhatian cepat.
“Ketika ada warga yang mengalami musibah, kami berupaya hadir dan membangun koordinasi bersama berbagai pihak agar bantuan bisa segera diterima. Harapannya, bantuan ini dapat sedikit meringankan beban keluarga yang terdampak,” jelasnya.
Ia juga menambahkan bahwa kolaborasi antara pemerintah kecamatan, PMI, Tagana, serta unsur di lapangan menjadi bagian penting dalam mempercepat penanganan sosial, terutama saat terjadi kondisi darurat maupun bencana di wilayah.
Kehadiran unsur Kecamatan Jenggawah dalam pendampingan tersebut menjadi bagian dari upaya memastikan bantuan sosial benar-benar diterima masyarakat yang membutuhkan serta memperkuat koordinasi kemanusiaan di tingkat wilayah.
Melalui kolaborasi lintas pihak, Kecamatan Jenggawah terus mendorong respon cepat terhadap kondisi sosial masyarakat, khususnya warga yang terdampak musibah maupun keadaan darurat lainnya. (fnd)