logo ppid jember kim
Oleh : Kecamatan Semboro

Kecamatan Semboro Bantu Evakuasi Anak yang Ditemukan Meninggal di Sungai Tersier Rejoagung

  • 28 Juli 2026
  • Dibaca 31 Kali
Bagikan Via:
kecamatan-semboro-bantu-evakuasi-anak-yang-ditemukan-meninggal-di-sungai-tersier-rejoagung-20260729

Kecamatan Semboro Bantu Evakuasi Anak yang Ditemukan Meninggal di Sungai Tersier Rejoagung

JEMBER, 28 JULI 2026 – Warga Dusun Krajan, Desa Rejoagung, Kecamatan Semboro digegerkan dengan ditemukannya seorang anak perempuan dalam kondisi meninggal dunia di aliran Sungai Tersier pada Selasa, 28 Juli 2026, sekitar pukul 09.00 WIB.

Korban diketahui bernama Silvia Ramadani, usia 11 tahun, berstatus pelajar kelas 5 SD dan berdomisili di Dusun Pucuan RT 002 RW 001, Desa Sidomulyo, Kecamatan Semboro.

Setelah ditemukan, korban segera dievakuasi dan dibawa ke rumah duka oleh pihak keluarga untuk selanjutnya dimakamkan pada hari yang sama. Proses penanganan di lokasi dilakukan dengan melibatkan berbagai pihak, termasuk beberapa staf Kecamatan Semboro yang turut membantu proses evakuasi.

Peristiwa tersebut menimbulkan duka mendalam bagi keluarga korban maupun masyarakat sekitar. Aparat dan pemerintah setempat juga turut hadir untuk membantu proses penanganan serta memberikan dukungan kepada keluarga yang ditinggalkan.

Salah satu ASN Kecamatan Semboro, Ahmad Fahzumi, yang turut membantu proses evakuasi menyampaikan rasa belasungkawa yang mendalam atas kejadian tersebut.

“Sebagai bagian dari pemerintah, kami berusaha hadir membantu proses evakuasi agar penanganan dapat berjalan dengan cepat dan tertib. Kami juga turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas musibah ini. Semoga almarhumah mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan serta kekuatan menghadapi cobaan ini,” ujar Ahmad Fahzumi.

Pemerintah Kecamatan Semboro menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban dan berharap masyarakat dapat saling menguatkan serta menjaga kepedulian terhadap keselamatan anak-anak di lingkungan sekitar.

Seluruh proses penanganan dan evakuasi berlangsung dengan aman dan tertib hingga korban diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan. Pemerintah Kecamatan Semboro juga mengajak masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap aktivitas anak-anak di sekitar aliran sungai dan saluran air, terutama saat musim hujan atau ketika debit air meningkat, guna mencegah terjadinya musibah serupa di kemudian hari serta menjaga keselamatan generasi penerus di lingkungan masing-masing. (maf)

Galeri Foto