Kekeringan di Patrang Meluas, BPBD Jember Salurkan 5.000 Liter Air Bersih untuk 135 KK
- 24 Oktober 2026
- Dibaca 12 Kali
Bagikan Via:
Kekeringan di Patrang Meluas, BPBD Jember Salurkan 5.000 Liter Air Bersih untuk 135 KK
JEMBER, 24 OKTOBER 2026 – Kekeringan mulai semakin menyulitkan warga di Kelurahan Patrang, Kecamatan Patrang, Kabupaten Jember, Jawa Timur. Sebanyak 135 kepala keluarga (KK) terdampak kekurangan air bersih akibat sumur warga mengering sejak Agustus 2026.
Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Jember kembali menyalurkan bantuan air bersih pada Sabtu, 24 Oktober 2026. Distribusi dilakukan di RT 01 dan RT 02 RW 03 Lingkungan Cangkring serta Jalan Srikoyo, Lingkungan Krajan, Kelurahan Patrang.
TRC BPBD Jember Iqbal Fathoni mengatakan, kondisi kekurangan air bersih telah dirasakan warga selama beberapa bulan. Sumber air dari sumur warga mulai mengering sehingga tidak lagi mencukupi kebutuhan sehari-hari.
“Sejak Agustus warga mengalami kekurangan air bersih. Sumur warga mulai mengering dan sebagian sumber air sudah tidak layak digunakan,” kata Iqbal.
Menurut dia, kondisi tersebut berdampak langsung terhadap kebutuhan dasar masyarakat, terutama untuk minum dan keperluan rumah tangga. Bahkan, sebagian warga harus menempuh jarak sekitar satu kilometer dari rumah menuju sungai untuk mendapatkan air.
Di Lingkungan Cangkring, sebanyak 65 KK dari total 80 KK di RT 01 RW 03 terdampak. Sementara di RT 02 RW 03, terdapat 50 KK dari total 64 KK yang mengalami kekurangan air.
Adapun di Jalan Srikoyo, Lingkungan Krajan, RT 04 RW 09, sebanyak 20 KK turut terdampak. Dengan demikian, total terdapat 135 KK yang membutuhkan pasokan air bersih.
BPBD Jember mengerahkan personel menuju lokasi sekitar pukul 10.00 WIB. Setibanya di lokasi pukul 11.00 WIB, petugas langsung mendistribusikan air ke lima tandon milik BPBD yang telah tersedia.
Sebanyak 5.000 liter air bersih disalurkan dalam kegiatan tersebut. Warga juga diimbau menghemat penggunaan air agar persediaan yang diterima dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan paling mendesak.
Iqbal menjelaskan, distribusi tersebut merupakan penyaluran ke-10 untuk wilayah terdampak. Hingga Sabtu, 24 Oktober 2026, total air bersih yang telah didistribusikan ke wilayah tersebut mencapai 42.500 liter.
“Untuk sementara, kami merekomendasikan distribusi air bersih dilakukan setiap empat hari sekali dengan tangki berkapasitas 5.000 liter,” ujar Iqbal.
Selain distribusi air, BPBD juga merekomendasikan agar kondisi tersebut diteruskan kepada organisasi perangkat daerah terkait untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut dan solusi yang berkelanjutan.
Penanganan kekeringan di Patrang dilakukan berdasarkan Surat Keputusan Bupati Jember Nomor 100.3.3.2/206/1.12/2026 tentang Status Siaga Darurat Bencana Kekeringan, Kebakaran Hutan dan Lahan Kabupaten Jember Tahun 2026.
Distribusi air juga menindaklanjuti surat Kelurahan Patrang Nomor 176/35.09.02.2007/2026 tertanggal 20 September 2026 tentang usulan penyediaan pengiriman air bersih.
Dalam kegiatan tersebut, BPBD Jember berkoordinasi dengan ketua RT/RW dan warga. BPBD memastikan pemantauan serta distribusi lanjutan akan dilakukan sesuai kebutuhan di lapangan, sembari mendorong penanganan oleh dinas terkait agar ketergantungan warga terhadap bantuan air bersih dapat dikurangi. (tgh)