Kekeringan Melanda Bunder Jember, BPBD Salurkan 5.000 Liter Air Bersih untuk 125 KK
- 21 September 2026
- Dibaca 102 Kali
Bagikan Via:
Kekeringan Melanda Bunder Jember, BPBD Salurkan 5.000 Liter Air Bersih untuk 125 KK
JEMBER, 21 September 2026 – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jember bersama Palang Merah Indonesia (PMI) Jember kembali menyalurkan bantuan air bersih kepada warga terdampak kekeringan di Dusun Bunder, Desa Sumberpinang, Kecamatan Pakusari, Kabupaten Jember, Jawa Timur.
Distribusi air bersih tersebut merupakan penyaluran ke-41 dalam penanganan dampak kekeringan di wilayah tersebut. Bantuan sebanyak 5.000 liter air bersih disalurkan pada Minggu, 20 September 2026 untuk memenuhi kebutuhan warga yang mengalami kesulitan mendapatkan air bersih.
Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Jember, Mashudi, mengatakan bantuan diberikan setelah hasil asesmen menunjukkan sebagian warga Dusun Bunder mengalami kesulitan memperoleh sumber air bersih selama musim kemarau.
“Memasuki musim kemarau, sebagian besar warga mengalami kesulitan mendapatkan air bersih. Karena itu, distribusi air dilakukan secara berkala untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar warga,” kata Mashudi.
Berdasarkan data asesmen, terdapat sekitar 125 kepala keluarga (KK) yang terdampak. Rinciannya, sebanyak 45 KK dari sekitar 80 KK di RT 02/RW 13 dan 80 KK dari sekitar 100 KK di RT 03/RW 13.
Kondisi tersebut diperparah karena sumber air terdekat berupa sumur bor berjarak sekitar 600 meter dari permukiman. Sumur tersebut belum dapat dimanfaatkan secara optimal karena belum tersedia meteran listrik dan jaringan perpipaan.
Sementara itu, sejumlah sumur milik warga mengalami penurunan debit air. Sebagian sumur lainnya menghasilkan air keruh yang bercampur lumpur sehingga tidak layak digunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Pada Minggu pagi, tim PMI berangkat menuju lokasi sekitar pukul 09.30 WIB dan tiba sekitar pukul 10.00 WIB. Petugas kemudian mendistribusikan air ke sejumlah tandon yang telah tersedia serta kepada warga terdampak.
Kegiatan selesai sekitar pukul 10.50 WIB dan berlangsung aman, lancar, serta kondusif. Tidak terdapat kendala dalam proses penyaluran.
Iqbal mengatakan, hingga 20 September 2026, total air bersih yang telah didistribusikan ke wilayah terdampak mencapai 205.000 liter.
“Distribusi akan terus dilakukan sesuai kebutuhan warga. Rekomendasinya, penyaluran air bersih dilakukan setiap dua hari sekali selama kondisi kekeringan masih berlangsung,” ujarnya.
Penanganan kekeringan tersebut dilakukan berdasarkan Surat Keputusan Bupati Jember Nomor 100.3.3.2/206/1.12/2026 tentang Status Siaga Darurat Bencana Kekeringan, Kebakaran Hutan dan Lahan Kabupaten Jember Tahun 2026.
Kegiatan melibatkan BPBD Kabupaten Jember, PMI Jember, perangkat RT/RW, serta warga setempat.(tgh)