logo ppid jember kim
Oleh : Badan Penanggulangan Bencana Daerah

Kekeringan Melanda Empat Dusun di Jember, BPBD Salurkan 5.000 Liter Air Bersih

  • 07 Oktober 2026
  • Dibaca 130 Kali
Bagikan Via:
kekeringan-melanda-empat-dusun-di-jember-bpbd-salurkan-5000-liter-air-bersih-20261007

Kekeringan Melanda Empat Dusun di Jember, BPBD Salurkan 5.000 Liter Air Bersih

JEMBER, 7 Oktober 2026 – Sebanyak 150 keluarga di empat dusun di Desa Subo, Kecamatan Pakusari, Kabupaten Jember, Jawa Timur, terdampak kekeringan. Kondisi tersebut terjadi setelah sumur-sumur warga mengering akibat musim kemarau yang berlangsung sejak Agustus 2026.

Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Jember bersama Baznas Kabupaten Jember menyalurkan bantuan air bersih ke wilayah tersebut pada Rabu, 7 Oktober 2026.

Iwan Mujiartono dari Tim Reaksi Cepat BPBD Kabupaten Jember mengatakan, warga di empat dusun mengalami kesulitan mendapatkan air bersih karena sumber air di lingkungan permukiman mengering.

“Sumur-sumur warga sudah mengering sehingga warga mengalami kesulitan mendapatkan air bersih,” kata Iwan, Rabu.

Empat dusun yang terdampak yakni Dusun Kaliwining RT 02 RW 06 dengan 60 keluarga, Dusun Karangduren RT 02 RW 09 sebanyak 30 keluarga, Dusun Sanggar RT 02 RW 01 sebanyak 30 keluarga, dan Dusun Karang Sadang RT 04 RW 04 sebanyak 30 keluarga.

Menurut Iwan, untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, warga harus mengambil air dari sumber mata air di dekat sungai yang berjarak sekitar 800 meter. Sebagian warga lainnya membeli air galon.

“Di lokasi terdampak juga belum ada pipanisasi,” ujar Iwan.

BPBD Jember berangkat menuju lokasi sekitar pukul 10.00 WIB dan tiba pada pukul 11.30 WIB. Setelah berkoordinasi dengan Kepala Desa Subo, petugas bersama Baznas Jember mendistribusikan air bersih ke sejumlah tandon yang tersedia.

Iwan mengatakan, bantuan yang disalurkan berupa satu truk tangki dengan kapasitas 5.000 liter air bersih. Selain itu, sebanyak lima tandon air berkapasitas 1.200 liter juga didistribusikan untuk menunjang penyimpanan air warga.

“Air bersih sebanyak 5.000 liter kami distribusikan ke tandon-tandon yang tersedia di lokasi terdampak,” kata Iwan.

Selain menyalurkan air, petugas BPBD juga memberikan edukasi kepada warga mengenai bencana kekeringan. Kegiatan tersebut melibatkan Babinsa Subo, Kepala Desa Subo, kepala dusun, RT/RW, dan warga.

Iwan mengatakan, BPBD Jember merekomendasikan agar distribusi air bersih dilakukan secara berkala selama kekeringan masih berlangsung. Distribusi berikutnya diusulkan dilakukan setiap dua hari sekali.

“Rekomendasinya, distribusi air bersih dilakukan dua hari sekali ke wilayah yang terdampak,” ujar Iwan.

Hingga pelaksanaan distribusi bantuan pada Rabu, BPBD Jember menyatakan tidak terdapat kendala dalam kegiatan tersebut.(tgh)

Galeri Foto