Kekeringan Melanda Patrang Tengah, BPBD Jember Salurkan 5.000 Liter Air untuk 60 KK
- 23 September 2026
- Dibaca 106 Kali
Bagikan Via:
Kekeringan Melanda Patrang Tengah, BPBD Jember Salurkan 5.000 Liter Air untuk 60 KK
JEMBER, 23 September 2026 — Sebanyak 60 keluarga di Lingkungan Patrang Tengah, Kelurahan Patrang, Kecamatan Patrang, Kabupaten Jember, Jawa Timur, terdampak kekeringan. Kondisi tersebut membuat sebagian warga kesulitan mendapatkan air bersih karena sumur mulai mengering.
Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Jember bersama PMI mendistribusikan 5.000 liter air bersih kepada warga terdampak pada Rabu, 23 September 2026. Distribusi air dilakukan di Gang Tegal Batu, Lingkungan Patrang Tengah, sekitar pukul 11.00 WIB.
Rheza Pratama Ensas Pahlevi, Tim Reaksi Cepat BPBD Kabupaten Jember, mengatakan kekeringan terjadi sebagai dampak musim kemarau yang menyebabkan ketersediaan air bersih warga semakin terbatas.
“Sebagian sumur warga mulai mengering. Sementara itu, tidak semua warga dapat mengakses jaringan pipanisasi karena layanan tersebut berbayar dan keterbatasan biaya,” kata Rheza dalam laporan penanganan BPBD Jember.
Menurut dia, warga yang belum memiliki akses air bersih selama ini memenuhi kebutuhan dengan mengambil atau menumpang air dari warga yang memiliki akses jaringan pipanisasi.
Data BPBD mencatat, warga terdampak tersebar di empat RT. Sebanyak 15 keluarga berada di RT 01 RW 08, 12 keluarga di RT 02 RW 08, 20 keluarga di RT 03 RW 08, dan 13 keluarga di RT 04 RW 08. Total terdapat 60 keluarga yang membutuhkan pasokan air bersih.
Sebelum distribusi dilakukan, TRC BPBD berangkat menuju lokasi pada pukul 08.50 WIB dan tiba sekitar pukul 09.00 WIB. Petugas kemudian berkoordinasi dengan perangkat Kelurahan Patrang dan mendampingi PMI dalam penyaluran air bersih sebanyak 5.000 liter ke tandon milik BPBD.
Di lokasi terdapat tiga tandon berkapasitas masing-masing 1.200 liter milik BPBD serta satu tandon berkapasitas 1.100 liter milik warga. Petugas juga memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai kondisi kekeringan dan langkah menghadapi keterbatasan air bersih.
Kegiatan berakhir pada pukul 11.00 WIB dengan kondisi aman dan terkendali. BPBD merekomendasikan distribusi air bersih sebanyak 5.000 liter setiap dua hari sekali selama kebutuhan masih berlangsung.
Penanganan lanjutan juga akan diteruskan kepada dinas terkait untuk mencari solusi terhadap persoalan ketersediaan air bersih di wilayah tersebut.
Distribusi air bersih ini dilakukan berdasarkan Surat Keputusan Bupati Jember Nomor 100.3.3.2/206/1.12/2026 tentang Status Siaga Darurat Bencana Kekeringan, Kebakaran Hutan dan Lahan Kabupaten Jember Tahun 2026, serta surat permohonan bantuan air bersih dari Kelurahan Patrang.(tgh)