Kelurahan Baratan Disiapkan Jadi Pusat Budidaya Ikan Nila dan Lele Berbasis Teknologi Modern
- 14 Oktober 2026
- Dibaca 21 Kali
Bagikan Via:
Kelurahan Baratan Disiapkan Jadi Pusat Budidaya Ikan Nila dan Lele Berbasis Teknologi Modern
JEMBER, 14 OKTOBER 2026 – Pemerintah Kecamatan Patrang bersama Pemerintah Kelurahan Baratan menyiapkan lahan milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember di Kelurahan Baratan sebagai lokasi Program Budidaya Ikan Darat Tematik. Program yang didukung Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Republik Indonesia ini diharapkan dapat memperkuat ketahanan pangan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui budidaya ikan nila dan lele.
Persiapan tersebut diawali dengan peninjauan lapangan pada Selasa, 13 Oktober 2026. Kegiatan ini dipimpin Camat Patrang Musyaffa, S.H.I., M.M., bersama jajarannya, didampingi Pelaksana Tugas (Plt.) Lurah Baratan Denny Wijiyatti, S.A.P., beserta perangkat kelurahan.
Peninjauan dilakukan untuk memastikan kesiapan dan kelayakan lahan yang akan digunakan sebagai pusat budidaya ikan. Pemanfaatan aset daerah tersebut menjadi langkah awal dalam mendukung pelaksanaan program sekaligus mengoptimalkan potensi wilayah untuk kegiatan produktif yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.
Program Budidaya Ikan Darat Tematik mengandalkan teknologi budi daya yang efisien, yakni Mini Recirculating Aquaculture System (Mini RAS) dan bioflok. Mini RAS memanfaatkan sistem filtrasi dan sirkulasi ulang air untuk menghemat penggunaan air, sedangkan teknologi bioflok membantu menjaga kualitas air serta mendukung efisiensi penggunaan pakan dalam kegiatan budi daya.
Dukungan sarana yang direncanakan meliputi kolam produksi, perangkat resirkulasi air, benih ikan, pakan untuk siklus awal, tandon air, serta gudang pakan. Ketersediaan sarana tersebut diharapkan dapat menunjang pelaksanaan budi daya secara optimal dan berkelanjutan.
Camat Patrang Musyaffa menyambut baik program tersebut. Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah menjadi faktor penting dalam mengoptimalkan pemanfaatan aset daerah sekaligus membuka peluang ekonomi bagi masyarakat.
“Kami mendukung program Budidaya Ikan Darat Tematik dari Kementerian Kelautan dan Perikanan ini. Melalui sinergi pemerintah pusat, kabupaten, kecamatan, dan kelurahan, kami berharap lahan di Baratan dapat dimanfaatkan secara produktif untuk pengembangan budi daya ikan nila dan lele. Program ini juga diharapkan mampu memperkuat ketahanan pangan serta membuka peluang usaha bagi masyarakat,” ujar Musyaffa.
Sementara itu, Plt. Lurah Baratan Denny Wijiyatti menegaskan kesiapan pemerintah kelurahan untuk mendukung pelaksanaan program, mulai dari tahap persiapan lokasi hingga pengelolaan kegiatan budi daya.
“Peninjauan ini merupakan langkah awal untuk memastikan kesiapan lokasi dan infrastruktur pendukung. Kami berterima kasih atas dukungan yang diberikan dan siap mengawal pelaksanaan program ini agar manfaatnya dapat dirasakan masyarakat. Kami berharap kegiatan budi daya ikan ini menjadi peluang pemberdayaan warga sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi di Kelurahan Baratan,” kata Denny.
Ke depan, pengembangan program diharapkan tidak hanya berfokus pada produksi ikan segar, tetapi juga membuka peluang pengolahan hasil panen menjadi produk bernilai tambah. Dengan demikian, kegiatan budi daya dapat berkembang menjadi sumber usaha yang memberikan manfaat ekonomi lebih luas bagi masyarakat.
Melalui persiapan yang matang dan sinergi lintas pemerintahan, Kelurahan Baratan diharapkan mampu menjadi salah satu sentra budidaya ikan air tawar di Kabupaten Jember sekaligus mendukung terwujudnya ketahanan pangan dan kemandirian ekonomi masyarakat. (fzr)