logo ppid jember kim
Oleh : Kecamatan Sumbersari

Kelurahan Tegalgede dan Puskesmas Sumbersari Pantau 10 ODGJ, Pasien Berisiko Tinggi Didampingi Secara Intensif

  • 15 Juli 2026
  • Dibaca 26 Kali
Bagikan Via:
kelurahan-tegalgede-dan-puskesmas-sumbersari-pantau-10-odgj-pasien-berisiko-tinggi-didampingi-secara-intensif-20260715

Kelurahan Tegalgede dan Puskesmas Sumbersari Pantau 10 ODGJ, Pasien Berisiko Tinggi Didampingi Secara Intensif

QJEMBER, 15 JULI 2026 – Pemerintah Kelurahan Tegalgede bersama Puskesmas Sumbersari terus memperkuat pelayanan kesehatan jiwa bagi masyarakat. Selasa 14 JULI 2026, Lurah Tegalgede Shierley Aisyah, ST., MM., didampingi Kasi Pemberdayaan Masyarakat dan Kesejahteraan Sosial (PMKS) Suliman, S.Sos., bersama tim medis Puskesmas Sumbersari melaksanakan pendataan, pemeriksaan kesehatan, serta pemberian pengobatan kepada dua Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) di RW 06 Kelurahan Tegalgede.

Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan kondisi kesehatan pasien tetap terpantau sekaligus menentukan tindak lanjut pelayanan sesuai kebutuhan medis. Demi menjaga privasi, identitas kedua pasien disamarkan dengan inisial I. dan A.

Selain melakukan pemeriksaan, tim medis juga memberikan edukasi kepada keluarga mengenai pentingnya pendampingan, kepatuhan menjalani pengobatan, serta pengawasan konsumsi obat secara rutin. Langkah tersebut dinilai menjadi bagian penting dalam mencegah kekambuhan sekaligus mendukung proses pemulihan pasien.

Lurah Tegalgede Shierley Aisyah mengatakan, penanganan ODGJ membutuhkan kolaborasi antara pemerintah, tenaga kesehatan, keluarga, dan lingkungan sekitar. Menurutnya, pelayanan yang berkelanjutan menjadi kunci agar penyandang ODGJ tetap memperoleh hak atas layanan kesehatan.

"Kami berharap melalui pendampingan yang dilakukan secara terpadu, kondisi warga dapat terus dipantau sehingga memperoleh pelayanan kesehatan yang optimal. Peran keluarga juga sangat penting dalam mendukung keberhasilan proses pengobatan," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Puskesmas Sumbersari, dr. Adinda Putri Yusri Amrina, menjelaskan bahwa saat ini terdapat sekitar 10 pasien ODGJ di Kelurahan Tegalgede yang dipantau secara berkala oleh Puskesmas Sumbersari bersama pemerintah kelurahan. Sebagian pasien menjalani pengobatan lanjutan di rumah sakit sesuai kondisi medis masing-masing.

Menurut Adinda, pola kunjungan disesuaikan dengan tingkat kegawatan pasien. Apabila ditemukan pasien ODGJ baru, tim kesehatan akan melakukan kunjungan rumah sekaligus memberikan pengobatan secara rutin setiap bulan. Adapun pasien yang mengalami kondisi gaduh gelisah ditangani bersama unsur lintas sektor (linsek) untuk memastikan penanganan berjalan aman dan efektif.

Ia menambahkan, pemantauan tidak berhenti ketika kondisi pasien mulai membaik. Pasien yang telah stabil dan mampu menjalankan aktivitas secara mandiri tetap menjadi bagian dari pengawasan tenaga kesehatan.

"Apabila pasien ODGJ dalam kondisi stabil dan mulai mandiri, tetap kami pantau kondisi dan keadekuatan (ketercukupan) minum obat," kata dr. Adinda.

Melalui sinergi antara Pemerintah Kelurahan Tegalgede, Puskesmas Sumbersari, keluarga, dan unsur lintas sektor, pelayanan kesehatan jiwa diharapkan semakin optimal. Pendekatan yang berkesinambungan tersebut tidak hanya bertujuan mempercepat pemulihan pasien, tetapi juga mengurangi stigma terhadap ODGJ sehingga mereka dapat kembali menjalani kehidupan yang lebih sehat dan produktif di tengah masyarakat. (sar)

Galeri Foto