logo ppid jember kim
Oleh : Kecamatan Sumberjambe

Dekranasda Dorong Lahirnya Motif Batik Khas Sumberjambe, Angkat Potensi Alam dan Budaya Lokal

  • 09 Juli 2026
  • Dibaca 17 Kali
Bagikan Via:
dekranasda-dorong-lahirnya-motif-batik-khas-sumberjambe-angkat-potensi-alam-dan-budaya-lokal-20260709

Dekranasda Dorong Lahirnya Motif Batik Khas Sumberjambe, Angkat Potensi Alam dan Budaya Lokal

JEMBER, 9 JULI 2026 – Program pelatihan membatik yang diselenggarakan Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Jember di Desa Pringgondani, Kecamatan Sumberjambe, tidak hanya berfokus pada peningkatan keterampilan peserta, tetapi juga diarahkan menjadi langkah awal lahirnya motif batik khas Sumberjambe yang mengangkat potensi alam, budaya, dan karakter masyarakat setempat. Memasuki minggu ketiga pelaksanaan, para peserta mulai diperkenalkan pada proses pengembangan desain yang diharapkan mampu menjadi identitas baru bagi Kecamatan Sumberjambe.

Program yang didukung bantuan sebesar Rp300 juta dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah melalui Direktorat Vokasi tersebut diikuti oleh 50 pemuda berusia 17 hingga 24 tahun. Selain mempelajari teknik membatik, peserta memperoleh pembekalan mengenai pemilihan bahan baku, penggunaan peralatan, pewarnaan, pemasaran digital, hingga pendampingan pengurusan Nomor Induk Berusaha (NIB) sebagai bekal membangun usaha secara mandiri.

Desa Pringgondani dipandang memiliki potensi besar untuk berkembang menjadi salah satu sentra batik baru di Kabupaten Jember. Selain memiliki sumber daya manusia yang antusias, wilayah Kecamatan Sumberjambe juga kaya akan potensi alam yang dapat diangkat menjadi inspirasi motif batik, mulai dari bentang alam lereng Pegunungan Argopuro, hamparan persawahan, tanaman kopi, durian, bambu, hingga berbagai komoditas perkebunan yang menjadi ciri khas wilayah tersebut.

Selama ini Kecamatan Sumberjambe belum memiliki motif batik yang dikenal secara luas sebagai identitas daerah. Melalui pelatihan yang berlangsung secara intensif, para peserta didorong untuk mengembangkan kreativitas dengan memadukan nilai seni, budaya lokal, dan kekayaan alam menjadi motif batik yang memiliki karakter khas serta bernilai ekonomi.

Kepala Desa Pringgondani, Rudi, menyampaikan bahwa pelatihan membatik memberikan harapan baru bagi masyarakat desa, khususnya generasi muda. Menurutnya, selain membuka peluang usaha, kegiatan tersebut juga menjadi sarana untuk memperkenalkan potensi lokal melalui karya batik yang memiliki ciri khas tersendiri.

"Kami berharap dari pelatihan ini nantinya lahir motif batik yang benar-benar mencerminkan identitas Sumberjambe. Potensi alam yang kami miliki sangat beragam dan dapat menjadi inspirasi bagi para perajin untuk menghasilkan karya yang memiliki nilai seni sekaligus nilai jual. Semoga ke depan Pringgondani dapat dikenal sebagai salah satu sentra batik di Kabupaten Jember," ujar Rudi.

Senada dengan itu, Camat Sumberjambe Djoni Nurtjahjono, S.H., M.Si., mengatakan bahwa pengembangan batik lokal merupakan bagian dari upaya pemberdayaan ekonomi masyarakat berbasis potensi desa. Menurutnya, pelestarian budaya harus berjalan seiring dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui pengembangan industri kreatif.

"Pelatihan ini bukan hanya mengajarkan keterampilan membatik, tetapi juga membangun semangat berwirausaha di kalangan generasi muda. Kami berharap ke depan lahir motif batik khas Sumberjambe yang mampu menjadi identitas daerah, memperkuat sektor UMKM, sekaligus membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat," ungkap Djoni Nurtjahjono.

Program pengembangan batik ini sejalan dengan komitmen Pemerintah Kabupaten Jember di bawah kepemimpinan Bupati Jember Dr. H. Muhammad Fawait, S.E., M.Sc. dalam mendorong pemerataan ekonomi kreatif hingga wilayah pedesaan. Melalui kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, Dekranasda, dan masyarakat, potensi lokal diharapkan mampu berkembang menjadi produk unggulan yang memiliki daya saing sekaligus memperkuat pelestarian budaya daerah.

Dengan masih berlangsungnya pelatihan hingga beberapa pekan ke depan, peserta diharapkan tidak hanya mampu menghasilkan karya batik berkualitas, tetapi juga menjadi pelopor lahirnya usaha-usaha baru berbasis ekonomi kreatif di Kecamatan Sumberjambe. Ke depan, batik khas Sumberjambe diharapkan mampu menjadi identitas budaya sekaligus ikon baru yang memberikan nilai tambah bagi perekonomian masyarakat dan mendukung terwujudnya Jember Baru, Jember Maju. (wd)

Galeri Foto