Kemarau Melanda, 202 KK di Patrang Jember Kesulitan Air Bersih
- 01 September 2026
- Dibaca 51 Kali
Bagikan Via:
Kemarau Melanda, 202 KK di Patrang Jember Kesulitan Air Bersih
JEMBER, 01 SEPTEMBER 2026 - Musim kemarau mulai berdampak terhadap ketersediaan air bersih bagi warga di Kecamatan Patrang, Kabupaten Jember, Jawa Timur. Sebanyak 202 kepala keluarga (KK) di Kelurahan Bintoro dan Kelurahan Patrang dilaporkan mengalami kesulitan mendapatkan air bersih.
Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Jember melakukan asesmen kondisi kekeringan di dua wilayah tersebut pada Senin, 31 Agustus 2026. Asesmen dilakukan menyusul permohonan bantuan air bersih dari Kelurahan Bintoro dan Kelurahan Patrang.
Anggota TRC BPBD Kabupaten Jember, Parmuji, mengatakan kondisi paling terdampak berada di Lingkungan Plalangan, Kelurahan Bintoro. Warga di kawasan tersebut selama ini mengandalkan air sungai dan jaringan pipanisasi untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
โWarga di Plalangan sebagian tidak memiliki sumur. Selama ini mengandalkan air sungai dan pipanisasi dari sumber mata air Rembangan,โ kata Parmuji.
Namun, memasuki musim kemarau, sungai di wilayah tersebut mengering. Sementara debit air dari jaringan pipanisasi juga semakin kecil dan tidak mengalir secara terus-menerus.
Akibat kondisi itu, sebagian warga harus mengambil air dari Lingkungan Kasmaran yang berjarak sekitar tiga kilometer. Warga juga terpaksa membeli air minum isi ulang untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Berdasarkan hasil asesmen, terdapat 142 KK terdampak di Lingkungan Plalangan. Rinciannya, 110 KK berada di RT 01/RW 11 dan 32 KK di RT 03/RW 10.
Sementara di Lingkungan Patrang Tengah, Kelurahan Patrang, kekeringan juga menyebabkan sumur warga mengering. Di RT 01, RT 02, RT 03, dan RT 04/RW 08 terdapat jaringan pipanisasi yang dikelola pihak swasta dengan sistem berbayar. Tidak seluruh warga dapat mengaksesnya karena keterbatasan biaya.
Sebanyak 60 KK terdampak di wilayah tersebut, terdiri dari 15 KK di RT 01, 12 KK di RT 02, 20 KK di RT 03, dan 13 KK di RT 04/RW 08.
โWarga yang tidak mendapatkan aliran pipanisasi harus menumpang kepada warga lain yang memiliki sambungan air,โ ujar Parmuji.
BPBD Jember telah menyiapkan masing-masing tiga tandon berkapasitas 1.200 liter di Kelurahan Bintoro dan Kelurahan Patrang. Untuk Bintoro, tandon akan ditempatkan di sejumlah titik yang mudah dijangkau warga.
BPBD merekomendasikan pendistribusian air bersih ke wilayah terdampak serta penambahan tandon. Kelurahan juga diminta menyiapkan pangkon sebagai tempat penempatan tandon agar penyaluran air dapat dilakukan secara teratur.
Hasil asesmen tersebut menjadi dasar BPBD Jember untuk menindaklanjuti kebutuhan air bersih warga sekaligus memastikan bantuan dapat disalurkan ke titik-titik yang paling membutuhkan. (tgh)