Osma di JSG Bukan Sekadar Olahraga: Jalan Mempererat Persaudaraan Antar-OPD dan Ajang Refleksi Diri
- 23 Mei 2026
- Dibaca 80 Kali
Bagikan Via:
Osma di JSG Bukan Sekadar Olahraga: Jalan Mempererat Persaudaraan Antar-OPD dan Ajang Refleksi Diri
JEMBER, 23 MEI 2026 - Suasana berbeda tampak di kawasan Jember Sport Garden (JSG), Jumat sore, 22 Mei 2026. Ribuan aparatur sipil negara (ASN), pegawai pemerintah, serta jajaran organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Jember termasuk dari Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah dan Perdagangan (Diskopumdag) berkumpul dalam kegiatan Olahraga Sore Bersama (Osma).
Namun kegiatan tersebut bukan sekadar agenda olahraga rutin semata. Di balik gerakan senam, langkah kaki, dan canda hangat antarpegawai, tersimpan makna yang lebih dalam: mempererat persaudaraan antar OPD sekaligus menjadi ruang refleksi diri bagi seluruh peserta.
Kegiatan Osma yang dilaksanakan di JSG itu berlangsung penuh semangat dan kebersamaan. Sejak sore hari, peserta mulai memadati kawasan stadion kebanggaan masyarakat Jember tersebut. Mereka datang mengenakan pakaian olahraga dengan identitas masing-masing OPD, namun suasana yang tercipta jauh dari kesan formal dan sekat birokrasi. Semua tampak menyatu dalam nuansa kekeluargaan.
Di tengah rutinitas pemerintahan yang padat, target kerja yang terus berjalan, serta dinamika pelayanan publik yang semakin kompleks, Osma hadir sebagai ruang pelepas penat sekaligus penguat hubungan antarsesama pegawai. Tidak ada pembatas jabatan, tidak ada sekat antarinstansi. Semua bergerak bersama dalam semangat sehat dan harmonis.
Kegiatan dimulai dengan senam bersama yang dipandu instruktur profesional. Musik yang energik membuat peserta tampak antusias mengikuti setiap gerakan. Tawa dan sorak semangat sesekali terdengar dari berbagai sudut lapangan. Beberapa peserta terlihat saling menyemangati rekannya, sementara yang lain memanfaatkan momen tersebut untuk bercengkerama dengan pegawai dari OPD lain yang mungkin jarang ditemui dalam aktivitas kantor sehari-hari.
Panas matahari sangat terik namun tidak menyurutkan semangat mereka untuk tetap melaksanakan Osma dengan energik, seperti yang disampaikan salah satu staff Diskopumdag, Alfina Erika Agustin, S.M. “Hari ini di JSG terasa panas banget, tapi orang-orang herannya tetap semangat ikut Osma,” ujarnya.
Bagi sebagian ASN, Osma bukan hanya soal menjaga kesehatan fisik. Kegiatan tersebut juga menjadi sarana membangun komunikasi yang lebih cair dan humanis di lingkungan pemerintahan. Interaksi yang sebelumnya terbatas oleh urusan administrasi dan pekerjaan formal, dalam kegiatan ini berubah menjadi hubungan yang lebih akrab dan hangat.
Seperti yang disampaikan Bupati Jember, Muhammad Fawait, S.E., M.Sc. saat mengikuti Osma pekan lalu, 13 Mei 2026. bahwa Osma ini bukan hanya sekedar olahraga biasa, tapi bentuk refleksi diri serta hiburan bagi para staff OPD yang sudah bekerja setiap harinya. “Jadi, bapak ibu semuanya, Osma ini tidak hanya olahraga saja tetapi juga bentuk merefleksi diri dan hiburan kita setelah bekerja setiap harinya,” ujarnya
Kegiatan Osma juga dinilai penting dalam membangun budaya kerja yang sehat di lingkungan pemerintahan. Dalam dunia birokrasi, tekanan pekerjaan dan tuntutan pelayanan publik sering kali membuat pegawai rentan mengalami kelelahan fisik maupun mental. Karena itu, menjaga keseimbangan antara pekerjaan dan kesehatan menjadi hal yang sangat penting.
Melalui kegiatan olahraga bersama, para ASN diajak untuk lebih peduli terhadap kesehatan tubuh sekaligus kesehatan emosional. Sebab kesehatan pegawai akan sangat berpengaruh terhadap kualitas pelayanan kepada masyarakat. Selain menjadi sarana menjaga kebugaran, Osma juga dipandang sebagai momentum refleksi diri. Dalam suasana santai dan penuh kebersamaan, para peserta memiliki kesempatan untuk merenungkan kembali semangat pengabdian mereka sebagai pelayan masyarakat.
Refleksi tersebut penting agar setiap pegawai tidak hanya fokus pada rutinitas administratif, tetapi juga memahami nilai-nilai kemanusiaan dan kebersamaan yang menjadi dasar pelayanan publik. Dengan hubungan yang harmonis antarsesama pegawai, diharapkan tercipta lingkungan kerja yang lebih positif dan produktif. (hna)