logo ppid jember kim
Oleh : Kecamatan Arjasa

Tim Kecamatan Arjasa Tancap Gas Monev PBB-P2 2026 di Tiga Desa

  • 17 April 2026
  • Dibaca 210 Kali
Bagikan Via:
tim-kecamatan-arjasa-tancap-gas-monev-pbb-p2-2026-di-tiga-desa-20260418

Tim Kecamatan Arjasa Tancap Gas Monev PBB-P2 2026 di Tiga Desa

JEMBER, 17 APRIL 2026 – Kegiatan monitoring dan evaluasi (monev) Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) Tahun 2026 terus digencarkan oleh Pemerintah Kecamatan Arjasa. Pada hari ini, Kamis, 16 April 2026,

Tim Kecamatan Arjasa turun langsung ke tiga desa, yakni Desa Biting, Desa Kamal, dan Desa Kemuning Lor, guna memastikan optimalisasi realisasi penerimaan pajak sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah kecamatan dan pemerintah desa.

Kegiatan yang berlangsung secara bertahap ini disambut antusias oleh masing-masing pemerintah desa. Selain menjadi ajang evaluasi capaian PBB-P2, monev ini juga menjadi ruang diskusi terbuka terkait kendala di lapangan, strategi peningkatan kesadaran wajib pajak, serta langkah-langkah percepatan pelunasan pajak di tahun berjalan.

Sekretaris Kecamatan Arjasa, Satriyo, S.Pd, yang turut memimpin langsung kegiatan tersebut menegaskan pentingnya peran aktif pemerintah desa dalam mendukung capaian target PBB-P2. Menurutnya, keberhasilan pemungutan pajak tidak hanya berdampak pada peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), tetapi juga berkontribusi langsung terhadap pembangunan di tingkat desa.

“Monitoring dan evaluasi ini bukan sekadar melihat angka capaian, tetapi juga memastikan bahwa proses pemungutan berjalan efektif dan transparan. Kami berharap seluruh desa dapat terus meningkatkan kinerja, sehingga target PBB-P2 Tahun 2026 bisa tercapai secara maksimal,” ujar Satriyo.

Di Desa Biting, tim monev melakukan peninjauan terhadap progres realisasi PBB-P2 sekaligus berdialog dengan perangkat desa terkait strategi yang telah dilakukan. Kepala Desa Biting menyampaikan bahwa pihaknya terus melakukan pendekatan persuasif kepada masyarakat agar lebih sadar akan kewajiban pajak.

“Kami terus mengoptimalkan peran perangkat desa hingga tingkat RT/RW untuk mengingatkan warga. Alhamdulillah, kesadaran masyarakat mulai meningkat, meskipun masih ada beberapa tantangan yang harus kami hadapi,” ungkap Sutrisno, Kepala Desa Biting.

Sementara itu, di Desa Kamal, kegiatan monev berlangsung dinamis dengan berbagai masukan konstruktif dari tim kecamatan. Pemerintah desa setempat menekankan pentingnya inovasi dalam metode sosialisasi agar lebih efektif menjangkau masyarakat.

“Kami mencoba berbagai cara, mulai dari sosialisasi langsung hingga memanfaatkan media komunikasi yang ada di desa. Harapannya, masyarakat semakin memahami pentingnya PBB-P2 bagi pembangunan desa,” tutur Kusnadi, Kepala Desa Kamal.

Kunjungan kemudian dilanjutkan ke Desa Kemuning Lor, yang menunjukkan komitmen kuat dalam upaya percepatan realisasi pajak. Pemerintah desa bersama perangkatnya terus bergerak aktif melakukan penagihan sekaligus edukasi kepada wajib pajak.

“Kami berupaya maksimal agar target dapat tercapai tepat waktu. Sinergi antara perangkat desa dan masyarakat menjadi kunci utama dalam mendukung keberhasilan ini,” ujar Budi Haryanto, Kepala Desa Kemuning Lor.

Melalui kegiatan monitoring dan evaluasi ini, Pemerintah Kecamatan Arjasa berharap seluruh desa dapat semakin termotivasi untuk meningkatkan capaian PBB-P2 Tahun 2026. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi bukti nyata komitmen pemerintah dalam mendorong transparansi, akuntabilitas, dan efektivitas pengelolaan pajak daerah.

Dengan kolaborasi yang solid antara kecamatan dan desa, diharapkan penerimaan PBB-P2 dapat terus meningkat, sehingga mampu mendukung pembangunan yang berkelanjutan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat luas. (aza)

Galeri Foto