logo ppid jember kim
Oleh : Badan Penanggulangan Bencana Daerah

Kemarau Tak Kunjung Usai, BPBD Jember Kembali Salurkan Air Bersih untuk 125 KK di Pakusari

  • 05 Agustus 2026
  • Dibaca 221 Kali
Bagikan Via:
kemarau-tak-kunjung-usai-bpbd-jember-kembali-salurkan-air-bersih-untuk-125-kk-di-pakusari-20260806

Kemarau Tak Kunjung Usai, BPBD Jember Kembali Salurkan Air Bersih untuk 125 KK di Pakusari

JEMBER, 05 AGUSTUS 2026 – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jember bersama Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Jember kembali menyalurkan bantuan air bersih kepada warga terdampak kekeringan di Dusun Bunder, Desa Sumberpinang, Kecamatan Pakusari, Rabu, 05 Agustus 2026. Penyaluran ini merupakan distribusi air bersih ke-17 yang dilakukan selama masa penanganan bencana kekeringan di wilayah tersebut.

Sebanyak 4.000 liter air bersih didistribusikan ke sejumlah tandon yang telah disiapkan warga untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Bantuan tersebut menyasar sekitar 125 kepala keluarga yang tersebar di RT 02 RW 13 dan RT 03 RW 13, yang selama musim kemarau mengalami kesulitan memperoleh pasokan air bersih.

Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Jember, Shofi Diaulhaq, mengatakan distribusi air bersih dilakukan sebagai tindak lanjut atas hasil asesmen lapangan yang menunjukkan kondisi kekeringan masih berlangsung dan berdampak terhadap aktivitas masyarakat.

"Hingga saat ini kebutuhan air bersih warga masih cukup tinggi. Karena itu BPBD bersama PMI terus melakukan distribusi secara berkala agar kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi selama musim kemarau berlangsung," ujar Shofi Diaulhaq.

Ia menjelaskan, hasil asesmen yang dilakukan TRC pada awal Juli menunjukkan sebagian besar warga Dusun Bunder mengalami kesulitan memperoleh air bersih. Sumber air terdekat berupa sumur bor berada sekitar 600 meter dari permukiman, namun belum dapat dimanfaatkan karena belum tersedia meteran listrik dan jaringan pipa. Sementara itu, sejumlah sumur milik warga mengalami penyusutan debit air, bahkan sebagian menghasilkan air keruh bercampur lumpur sehingga tidak layak digunakan.

Distribusi air bersih dilaksanakan berdasarkan Surat Keputusan Bupati Jember Nomor 100.3.3.2/206/1.12/2026 tentang Status Siaga Darurat Bencana Kekeringan, Kebakaran Hutan dan Lahan Kabupaten Jember Tahun 2026, serta surat permohonan bantuan air bersih dari Pemerintah Desa Sumberpinang.

Kegiatan diawali dengan keberangkatan personel BPBD dan PMI menuju lokasi pada pagi hari. Setibanya di lokasi, petugas langsung menyalurkan air bersih ke tandon-tandon warga serta membantu proses pembagian agar distribusi berjalan merata. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, lancar, dan kondusif tanpa kendala berarti.

Shofi menambahkan, BPBD merekomendasikan agar distribusi air bersih tetap dilakukan setiap dua hari sekali selama kondisi kekeringan masih terjadi. Menurutnya, langkah tersebut menjadi solusi sementara hingga masyarakat kembali memperoleh akses air bersih secara normal.

BPBD Jember juga mengapresiasi sinergi PMI, perangkat RT/RW, pemerintah desa, serta masyarakat yang turut mendukung kelancaran distribusi. Kolaborasi tersebut dinilai menjadi faktor penting dalam memastikan bantuan dapat diterima warga yang membutuhkan secara cepat dan tepat sasaran.

Musim kemarau yang masih berlangsung membuat BPBD Jember terus meningkatkan kesiapsiagaan serta melakukan pemantauan di wilayah-wilayah rawan kekeringan. Selain distribusi air bersih, asesmen lapangan akan terus dilakukan sebagai dasar penentuan langkah penanganan berikutnya guna meminimalkan dampak bencana terhadap masyarakat. (tgh)

Galeri Foto