logo ppid jember kim
Oleh : Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan Dan Perlindungan Anak

Ketua TP PKK Jember Ning Ghyta Kagumi Semangat Forum Anak Jember

  • 10 Agustus 2026
  • Dibaca 11 Kali
Bagikan Via:
ketua-tp-pkk-jember-ning-ghyta-kagumi-semangat-forum-anak-jember-20260810

Ketua TP PKK Jember Ning Ghyta Kagumi Semangat Forum Anak Jember

JEMBER, 8 Agustus 2026 - Ketua Tim Penggerak PKK (TP PKK) Kabupaten Jember, Ning Ghyta Eka Puspita, S.E., M.Sc., menyempatkan diri berkunjung ke booth Forum Anak Jember di sela-sela puncak acara Festival Anak Jember (FESAJ) 2026 di Pendopo Wahyawibawagraha Jember, Sabtu (8/8/2026). Dalam kunjungan tersebut, Ning Ghyta berbincang langsung dengan salah satu anggota Forum Anak Jember (FAJ) Axelle Indrawan.

Dalam perbincangan itu, Axelle menceritakan alasannya bergabung menjadi bagian dari Forum Anak Jember, yakni untuk mewadahi dan menyuarakan aspirasi anak-anak. "Alasan utama saya bergabung dengan FAJ adalah untuk menyediakan wadah yang tepat dalam menyuarakan aspirasi anak-anak. Selama ini, kami secara konsisten mengangkat isu-isu krusial seperti perundungan (bullying), stunting, hingga persoalan gizi anak. FAJ sendiri telah aktif sejak tahun 2019 di bawah naungan Dinsos PPPA Kabupaten Jember. Melalui program kerja nyata seperti penyusunan Suara Anak Indonesia, kami bersyukur upaya ini telah diakui dan menerima penghargaan di tingkat Provinsi Jawa Timur," ucapnya.

Usai berbincang di booth tersebut, Ning Ghyta menyampaikan kekagumannya terhadap semangat Forum Anak Jember beserta para anggota FAJ yang terlibat dalam penyelenggaraan FESAJ 2026. Hal itu kembali ditegaskannya dalam sambutan pada puncak acara FESAJ 2026. "Terima kasih ya, kalian hebat banget, kalian luar biasa banget. Buat Forum Anak Jember beserta volunteer-nya yang wow," ujar Ning Ghyta.

Ia berharap semakin banyak anak muda di Kabupaten Jember yang tergerak hatinya untuk bergabung menjadi volunteer di FAJ. Ning Ghyta Ning Ghyta mengungkapkan Kabupaten Jember masih dihadapkan pada sejumlah persoalan, di antaranya stunting, kemiskinan, pernikahan dini, anak yang tidak mendapat imunisasi lengkap, hingga anak tidak sekolah (ATS). Ia menyebut Pemkab Jember melalui Bupati telah menghadirkan sejumlah program untuk mendukung kesejahteraan masyarakat, seperti program Home Care, Universal Health Coverage (UHC), beasiswa Cita Bergema, hingga program Peta Cinta.

Ia lantas memperkenalkan konsep yang disebutnya "Kurikulum Cinta" sebagai pendekatan dalam mendidik anak dengan lebih baik. Konsep tersebut terdiri dari lima poin, yakni Cari cara sepanjang masa, Ingat tujuan dan impian keluarga, Nerima tanpa drama, Tidak takut salah, serta Asik main bersama. Menurutnya, anak-anak pada dasarnya ingin dicintai tanpa syarat, sehingga pola asuh yang penuh tekanan perlu dihindari oleh para orang tua.

Senada dengan hal itu, Kepala Bidang Perlindungan Anak Dinsos PPPA Jember, Sugeng Riyadi, S.E., menegaskan pentingnya sinergi berbagai pihak. "Ajang FESAJ 2026 akan menjadi bukti sinergi antara pemerintah daerah, melalui TP PKK, dengan generasi muda adalah kunci utama dalam menyelesaikan persoalan, seperti stunting, perundungan, dan tingginya angka putus sekolah," ucapnya. (rou)

Galeri Foto