Kolaborasi DPUPR Jember dan Warga, Sungai di Desa Serut Disiapkan Jadi Destinasi Wisata Baru
- 27 Maret 2026
- Dibaca 303 Kali
Bagikan Via:
Kolaborasi DPUPR Jember dan Warga, Sungai di Desa Serut Disiapkan Jadi Destinasi Wisata Baru
JEMBER, 27 MARET 2026 - Pemerintah Kabupaten Jember melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) terus mendorong kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dalam pengelolaan sumber daya air. Salah satu upaya yang kini tengah digencarkan adalah menjadikan kawasan sungai dan dam di Desa Serut, Kecamatan Panti, sebagai destinasi wisata baru berbasis pemberdayaan masyarakat.
Dalam pembahasan bersama warga setempat, DPUPR Jember menekankan pentingnya perubahan pola pikir terhadap fungsi sungai. Sungai tidak lagi dipandang sebagai tempat pembuangan sampah, melainkan sebagai sumber kehidupan yang harus dijaga kelestariannya. Melalui peningkatan literasi air, masyarakat diharapkan semakin sadar akan pentingnya menjaga kebersihan dan keberlanjutan lingkungan.
Selain itu, pemerintah juga mendorong keterlibatan aktif masyarakat dalam pengelolaan kawasan sungai dan jaringan irigasi. Partisipasi ini tidak hanya sebatas pemanfaatan, tetapi juga mencakup pemeliharaan dan pengawasan. Dengan adanya keterlibatan langsung, diharapkan tumbuh rasa memiliki sehingga masyarakat turut bertanggung jawab dalam menjaga kondisi lingkungan.
Dalam program ini, DPUPR Jember turut menggandeng HIPA (Himpunan Petani Pemakai Air) bersama masyarakat lokal sebagai ujung tombak pengelolaan. HIPA memiliki peran strategis dalam memastikan fungsi irigasi tetap berjalan optimal, sekaligus membuka peluang pengembangan kawasan menjadi destinasi wisata.
Koordinator Sumber Daya Air (SDA) Wilayah Rambipuji, Mohamad Yasin, S.AP, menyampaikan bahwa irigasi memiliki potensi lebih dari sekadar fungsi utamanya. “Irigasi tidak hanya berfungsi untuk mengairi sawah, tetapi juga memiliki potensi untuk dikembangkan menjadi tempat wisata yang bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya, Jumat 27 Maret 2026.
Rencana pengembangan ini mencakup penataan kawasan, peningkatan kebersihan lingkungan, serta pemanfaatan potensi lokal yang ada di sekitar sungai dan dam. Dengan konsep wisata berbasis masyarakat, kawasan ini diharapkan mampu menjadi daya tarik baru di Kabupaten Jember.
Apabila program ini berjalan sesuai rencana, keberadaan destinasi wisata tersebut diyakini akan memberikan dampak positif, terutama dalam meningkatkan perekonomian warga sekitar. Masyarakat dapat memanfaatkan peluang usaha, mulai dari kuliner, jasa, hingga pengelolaan wisata secara mandiri.
DPUPR Jember berharap sinergi antara pemerintah dan masyarakat ini dapat menjadi contoh pengelolaan sumber daya air yang berkelanjutan, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi lokal berbasis potensi wilayah. (and)