Vaksinasi PMK di Lampeji, 71 Ekor Sapi Mendapat Perlindungan
- 15 April 2026
- Dibaca 214 Kali
Bagikan Via:
Vaksinasi PMK di Lampeji, 71 Ekor Sapi Mendapat Perlindungan
JEMBER, 15 APRIL 2026 – Upaya pencegahan penyebaran Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) terus digencarkan oleh Dinas Ketahanan Pangan, Peternakan dan Perikanan (DKPPP) Kabupaten Jember, Jawa Timur, melalui kegiatan vaksinasi ternak. Pada Senin, 13 April 2026, tim dari Puskeswan Jenggawah melaksanakan vaksinasi di Desa Lampeji, Kecamatan Mumbulsari.
Kegiatan ini menyasar ternak sapi milik peternak setempat yang berada di kawasan Curah Laos. Berdasarkan laporan lapangan, sebanyak 71 ekor sapi berhasil mendapatkan layanan vaksinasi sebagai bentuk perlindungan terhadap ancaman penyakit PMK yang dapat berdampak serius pada produktivitas ternak.
Pelaksanaan vaksinasi dilakukan secara langsung di kandang ternak dengan melibatkan petugas medis veteriner yang memastikan prosedur berjalan sesuai standar. Selain pemberian vaksin, petugas juga memberikan edukasi kepada peternak mengenai pentingnya menjaga kebersihan kandang, pemberian pakan yang baik, serta deteksi dini gejala PMK.
Dokter hewan dari tim pelaksana, drh. Fahmi Galuh Nurrohman, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah strategis untuk menekan potensi penyebaran penyakit di wilayah tersebut.
“Kami terus berupaya memberikan perlindungan maksimal terhadap ternak masyarakat melalui vaksinasi PMK. Harapannya, dengan cakupan vaksinasi yang semakin luas, kasus PMK dapat ditekan sehingga peternak tidak mengalami kerugian,” ujar drh. Fahmi Galuh Nurrohman, dikutip Rabu, 15 April 2026.
Ia juga menambahkan bahwa peran aktif peternak sangat penting dalam mendukung keberhasilan program ini, terutama dalam melaporkan kondisi kesehatan ternak serta menjaga biosekuriti di lingkungan kandang.
Dengan adanya kegiatan vaksinasi ini, diharapkan ketahanan sektor peternakan di Kabupaten Jember semakin kuat dan mampu mendukung perekonomian masyarakat, khususnya para peternak sapi di wilayah pedesaan. Pemerintah daerah melalui DKPPP pun berkomitmen untuk terus melakukan monitoring dan pelayanan kesehatan hewan secara berkelanjutan. (ran)