Krisis Air Bersih di Jatian Jember, BPBD Siapkan Distribusi 5.000 Liter Tiap Dua Hari
- 11 Oktober 2026
- Dibaca 172 Kali
Bagikan Via:
Krisis Air Bersih di Jatian Jember, BPBD Siapkan Distribusi 5.000 Liter Tiap Dua Hari
JEMBER, 11 OKTOBER 2026 - Kekeringan di Dusun Krajan, Desa Jatian, Kecamatan Pakusari, Kabupaten Jember, semakin menyulitkan warga mendapatkan air bersih. Sebagian besar sumur warga mulai mengering, sementara sumber air alternatif yang berjarak ratusan meter dari permukiman debitnya terus mengecil.
Kondisi tersebut mendorong Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jember kembali menyalurkan bantuan air bersih sebanyak 5.000 liter ke wilayah tersebut, Minggu, 11 Oktober 2026.
Tim Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana (TRC-PB) BPBD Jember mencatat sekitar 190 kepala keluarga terdampak kebutuhan air bersih di sejumlah RT di Dusun Krajan.
Iwan Mujiartono, Tim Reaksi Cepat BPBD Kabupaten Jember, mengatakan hasil asesmen menunjukkan kondisi sumber air warga semakin terbatas. Di RT 02/RW 08, dari delapan sumur yang diperiksa, sekitar 90 persen sudah terlihat dasar sumurnya. Sebagian sumur juga mulai mengeluarkan bau.
“TRC melakukan koordinasi dan assessment di lokasi, kemudian mendistribusikan 5.000 liter air bersih ke tandon BPBD. Kondisi sumber air alternatif saat ini debitnya mulai mengecil,” kata Iwan.
Kekeringan tersebut mulai dirasakan warga sejak awal Agustus 2026, memasuki musim kemarau. Sumber air alami yang berada di dekat persawahan dan berjarak sekitar 300 meter dari permukiman kini mengalami penurunan debit.
Di RT 01/RW 06, jarak permukiman dengan sumber air alternatif mencapai sekitar 700 meter dengan kondisi air yang juga semakin kecil. Sementara sungai yang berjarak sekitar 200 hingga 500 meter dari permukiman tidak dapat menjadi sumber air konsumsi karena kondisinya tidak layak.
Pelaksanaan distribusi air bersih tersebut mengacu pada Surat Keputusan Bupati Jember Nomor 100.3.3.2/206/1.12/2026 tentang Status Siaga Darurat Bencana Kekeringan, Kebakaran Hutan dan Lahan Kabupaten Jember Tahun 2026.
Kegiatan juga merupakan tindak lanjut Surat Permohonan Kecamatan Pakusari Nomor 005/495/35.09.24/2026 tentang Permohonan Bantuan Air Bersih serta Surat Permohonan Desa Jatian Nomor 600/0111/35.09.2006/2026 tentang Bantuan Air Bersih.
Distribusi 5.000 liter air bersih ini merupakan penyaluran ke-15 yang dilakukan BPBD Jember dalam penanganan kekeringan.
Melihat kondisi sumber air yang terus menyusut, BPBD Jember merekomendasikan distribusi air bersih menggunakan satu unit truk tangki berkapasitas 5.000 liter setiap dua hari sekali.
“Rekomendasinya distribusi air bersih dilakukan setiap dua hari sekali selama kondisi kekeringan masih berlangsung,” ujar Iwan.
Selain distribusi air, BPBD merekomendasikan agar kondisi tersebut diteruskan kepada dinas terkait untuk dilakukan penanganan pascakejadian. Langkah tersebut dinilai diperlukan untuk mengantisipasi dampak kekeringan yang berlanjut dan memastikan kebutuhan dasar warga tetap terpenuhi.
Saat ini, BPBD telah menempatkan sejumlah tandon air di wilayah terdampak untuk memudahkan warga memperoleh pasokan air bersih. (tgh)