Lahan Politeknik Negeri Jember Terbakar, Api Melalap 30 Meter Persegi Ilalang
- 25 September 2026
- Dibaca 5 Kali
Bagikan Via:
Lahan Politeknik Negeri Jember Terbakar, Api Melalap 30 Meter Persegi Ilalang
JEMBER, 25 September 2026 – Kebakaran lahan terjadi di area Politeknik Negeri Jember (Polije), Lingkungan Panji, Kelurahan Tegalgede, Kecamatan Sumbersari, Kabupaten Jember, Jawa Timur, Kamis, 24 September 2026.
Kebakaran yang terjadi sekitar pukul 12.10 WIB itu menghanguskan lahan seluas sekitar 30 meter persegi. Area yang terbakar merupakan lahan milik Polije yang ditumbuhi ilalang, ranting, dan dedaunan kering serta terdapat sampah.
Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Jember, Didi Teguh, mengatakan pihaknya menerima laporan kebakaran sekitar pukul 12.15 WIB. Petugas BPBD bersama pemadam kebakaran kemudian menuju lokasi untuk melakukan penanganan.
“Api membesar dan membakar ranting, dedaunan, serta ilalang kering. Warga yang khawatir api meluas kemudian melaporkan kejadian kepada BPBD dan Damkar,” kata Didi.
Petugas tiba di lokasi sekitar pukul 12.30 WIB. Pemadaman dilakukan dengan penyemprotan air untuk memastikan api tidak menjalar ke area lain. Petugas juga melakukan asesmen terhadap kondisi lahan dan mendokumentasikan proses penanganan.
Setelah dilakukan pemadaman, api berhasil dikendalikan sekitar pukul 13.20 WIB. Tidak ada laporan mengenai korban jiwa maupun kerusakan bangunan akibat kejadian tersebut.
“Api sudah padam dan kondisi di lokasi aman serta kondusif. Tidak ada kendala dalam proses penanganan,” ujar Didi.
Didi mengatakan penyebab kebakaran lahan tersebut hingga kini belum diketahui. Kondisi lahan yang dipenuhi vegetasi kering membuat api berpotensi cepat membesar, terutama saat cuaca panas dan kondisi angin mendukung.
BPBD Jember mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran lahan. Warga diminta tidak membakar sampah ketika angin kencang serta tidak membuang puntung rokok sembarangan, terutama di kawasan yang dipenuhi semak dan vegetasi kering.
“Jika melihat atau mengetahui adanya kebakaran lahan, masyarakat diimbau segera melaporkannya kepada BPBD atau Damkar agar dapat ditangani secepatnya,” kata Didi.
Penanganan kebakaran melibatkan BPBD Kabupaten Jember, pihak Politeknik Negeri Jember, dan warga sekitar. Petugas juga membawa peralatan pemadaman manual berupa alat gepyok untuk mendukung penanganan di lokasi.(tgh)