Lansia Disabilitas Sebatangkara di Kepatihan Dapat Perhatian Khusus Bupati Fawait Lewat Program Homecare
- 04 September 2026
- Dibaca 12 Kali
Bagikan Via:
Lansia Disabilitas Sebatangkara di Kepatihan Dapat Perhatian Khusus Bupati Fawait Lewat Program Homecare
JEMBER, 04 SEPTEMBER 2026 - Pemerintah Kabupaten Jember memastikan pelayanan kesehatan menjangkau warga yang memiliki keterbatasan untuk datang ke fasilitas kesehatan. Salah satunya melalui program Homecare yang menyambangi Anisaa, lansia sebatangkara sekaligus penyandang disabilitas di RW 20, Kelurahan Kepatihan, Kecamatan Kaliwates.
Kunjungan dilakukan pada Jumat, 04 September 2026 dan dipimpin Lurah Kepatihan, Awan Sugianto, bersama Kepala Puskesmas Jember Kidul, dr. Yeni, beserta tim kesehatan.
Kedatangan petugas menjadi bagian dari upaya pemerintah mendekatkan layanan kesehatan kepada kelompok rentan. Dengan kondisi Anisaa yang hidup seorang diri dan merupakan penyandang disabilitas, pemeriksaan dilakukan langsung di rumah sehingga ia tidak perlu bepergian ke fasilitas kesehatan.
Dalam kunjungan tersebut, tim kesehatan memeriksa kondisi Anisaa, mulai dari tekanan darah hingga kondisi fisik secara umum. Pemantauan juga dilakukan untuk mengetahui perkembangan kondisi kesehatannya.
Lurah Kepatihan Awan Sugianto mengatakan perhatian terhadap Anisaa merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Jember di bawah kepemimpinan Bupati Muhammad Fawait agar warga yang membutuhkan tidak luput dari pelayanan.
"Bapak Bupati sangat memperhatikan warga yang rentan, terutama lansia dan penyandang disabilitas. Melalui program Homecare ini, kami memastikan pelayanan kesehatan sampai langsung ke pintu rumah warga yang membutuhkan, termasuk Ibu Anisaa yang kami periksa kesehatannya secara rutin," kata Awan.
Sementara itu, dr. Yeni memastikan kondisi Anisaa akan terus dipantau secara berkala. Menurutnya, kunjungan langsung ke rumah menjadi penting untuk memastikan kondisi kesehatan warga rentan tetap terpantau.
"Kondisi Ibu Anisaa akan terus kami pantau secara rutin. Kami berharap dengan pemeriksaan yang dilakukan secara berkala di rumah, kesehatannya dapat terjaga dengan baik. Ini adalah wujud nyata pelayanan kesehatan yang merata dan menyentuh semua lapisan masyarakat," ujarnya.
Bagi Anisaa, kunjungan tersebut bukan sekadar pemeriksaan kesehatan. Kehadiran petugas di rumahnya menjadi bentuk perhatian pemerintah kepada warga yang hidup sendiri dan membutuhkan pendampingan.
Melalui Homecare, Pemkab Jember berupaya memastikan keterbatasan fisik maupun kondisi sosial tidak menjadi penghalang bagi warga untuk mendapatkan layanan kesehatan. Program tersebut sekaligus menjadi upaya menghadirkan pelayanan publik hingga ke tingkat rumah tangga. (fik)