Lantunan Selawat dan Sentuhan Kepedulian, Kisah 15 Tahun Warga Krajan Rambipuji Memuliakan Anak Yatim
- 02 Juli 2026
- Dibaca 11 Kali
Bagikan Via:
Lantunan Selawat dan Sentuhan Kepedulian, Kisah 15 Tahun Warga Krajan Rambipuji Memuliakan Anak Yatim
JEMBER, 02 JULI 2026 - Ratusan warga Dusun Krajan, Desa Rambipuji, Kecamatan Rambipuji, Kabupaten Jember, tumpah ruah memadati balai dusun setempat pada Rabu malam, 1 Juli 2026. Kehadiran massa yang antusias ini merupakan bagian dari agenda tahunan selawat bersama sekaligus penyaluran santunan kepada puluhan anak yatim. Acara yang berlangsung khidmat dan penuh haru ini menjadi bukti kuatnya komitmen sosial serta religiusitas masyarakat yang telah mengakar selama 15 tahun terakhir.
Kegiatan bernuansa agamis ini dihadiri oleh jajaran pemangku kepentingan (stakeholders) tingkat kecamatan dan desa, tokoh agama, serta tokoh masyarakat. Hadir memberikan dukungan langsung, Kepala Subbagian Umum dan Kepegawaian (Kasubag Umpeg) Kecamatan Rambipuji, Achmad Jati Purbo, yang mewakili Camat Rambipuji.
"Atas nama pemerintah kecamatan, kami memberikan apresiasi mendalam atas konsistensi warga dalam menjaga tradisi kebersamaan ini," ungkap Achmad Jati Purbo.
Kepala Desa Rambipuji, Dwi Dyah Setyorini, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur dan bangga atas dedikasi luar biasa warganya. Berdasarkan catatan desa, gerakan sosial dan keagamaan di Dusun Krajan ini telah berjalan secara istikamah selama 15 tahun tanpa terputus. Kekompakan warga dalam menginisiasi, mendanai, dan menyelenggarakan acara ini diharapkan dapat menjadi percontohan (role model) bagi dusun-dusun lain di wilayah Kecamatan Rambipuji.
Suasana malam di Balai Dusun Krajan semakin khusyuk tatkala lantunan ayat suci Al-Qur'an dan selawat mulai dikumandangkan. Ratusan jemaah tampak larut dalam suasana spiritual yang dibawakan oleh grup hadrah Ribathul Musthofa di bawah asuhan ulama karismatik, K.H. Nurus Sholih Amin. Gemuruh tabuhan terbang yang ritmis dipadukan dengan vokal yang menyentuh hati membawa seluruh hadirin, baik tua maupun muda, dalam zikir dan doa bersama demi keselamatan wilayah mereka.
Di sela-sela acara, Kepala Dusun Krajan, Musa Bachtiar, menyampaikan laporan pertanggungjawaban panitia secara transparan di hadapan publik. Musa memberikan apresiasi tertinggi kepada seluruh elemen masyarakat, donatur, dan pemuda setempat. Ia menegaskan bahwa kesuksesan acara besar ini murni lahir dari semangat gotong royong warga yang bahu-membahu menyisihkan sebagian rezeki dan tenaga demi memuliakan anak-anak yatim.
Dalam laporan tersebut, Musa memaparkan bahwa hasil penggalangan dana yang dihimpun secara swadaya dari warga, perantau, hingga donatur eksternal berhasil menembus angka Rp17.000.000,00. Seluruh dana yang terkumpul dipastikan akan disalurkan secara utuh dan tepat sasaran kepada anak-anak yatim di Dusun Krajan. Donasi ini dialokasikan untuk menyokong kebutuhan hidup sehari-hari serta biaya pendidikan mereka.
Acara yang berakhir menjelang tengah malam ini ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh K.H. Nurus Sholih Amin, dilanjutkan dengan prosesi penyerahan santunan secara simbolis. Melalui momentum peringatan ke-15 ini, masyarakat Dusun Krajan kembali membuktikan bahwa keterbatasan ekonomi bukanlah penghalang untuk saling berbagi. Kegiatan ini diharapkan terus menjadi pemantik semangat sosial yang lestari antargenerasi. (sai)