Layanan Jemput Bola, Pemerintah Kecamatan Panti Pastikan Penyandang Disabilitas Miliki e-KTP
- 23 Maret 2026
- Dibaca 192 Kali
Bagikan Via:
Layanan Jemput Bola, Pemerintah Kecamatan Panti Pastikan Penyandang Disabilitas Miliki e-KTP
JEMBER, 23 MARET - Pemerintah Kecamatan Panti, Kabupaten Jember, terus memperkuat komitmennya dalam menghadirkan pelayanan publik yang inklusif dan berkeadilan. Salah satu langkah nyata yang tengah digencarkan adalah program "Penjemputan" untuk perekaman dan pembuatan Kartu Tanda Penduduk Elektronik (e-KTP) yang menyasar para penyandang disabilitas.
Langkah proaktif ini diambil sebagai bentuk tanggung jawab negara dalam memastikan seluruh warga negara memiliki akses terhadap dokumen kependudukan. Dokumen ini menjadi pintu masuk utama bagi warga untuk mendapatkan layanan dasar, mulai dari jaminan kesehatan, bantuan sosial, hingga hak pilih dalam pesta demokrasi. Bagi penyandang disabilitas di wilayah pedesaan dengan akses geografis yang menantang, mendatangi kantor dinas seringkali menjadi hambatan besar yang tak terelakkan.
Camat Panti, Hendra Kusuma, menekankan bahwa pihaknya tidak ingin ada satu pun warga yang terabaikan hak sipilnya hanya karena kendala fisik atau mental.
"Petugas kami yang akan turun langsung ke rumah-rumah warga. Jika memungkinkan, perekaman dilakukan di tempat. Namun, jika alat membutuhkan stabilitas jaringan tertentu, kami telah menyediakan armada penjemputan khusus agar warga tetap merasa nyaman selama perjalanan menuju kantor kecamatan," tegas Hendra, dikutip Senin 23 Maret 2026.
Dalam pelaksanaannya, aspek kenyamanan dan pendekatan psikologis menjadi prioritas utama. Petugas dari unsur Satpol PP dan staf pelayanan umum dikerahkan untuk membantu mobilisasi warga dari kediaman mereka. Tantangan di lapangan pun tidak main-main; tak jarang petugas harus melewati jalanan setapak hingga area perkebunan untuk mencapai rumah warga yang lokasinya terpencil.
Setibanya di titik layanan, para penyandang disabilitas diberikan prioritas penuh tanpa harus mengantre panjang. Petugas operator e-KTP secara sabar memandu proses pengambilan foto, sidik jari, hingga pemindaian retina mata. Khusus bagi warga dengan disabilitas mental atau sensorik, dilakukan pendekatan personal agar mereka tidak merasa tertekan atau ketakutan selama proses biometrik berlangsung.
Program ini pun disambut haru oleh keluarga penerima manfaat. Salah satu keluarga mengungkapkan rasa syukurnya karena selama bertahun-tahun anggota keluarga mereka tidak memiliki KTP akibat kesulitan transportasi dan biaya. Kini, dengan adanya identitas resmi, mereka memiliki harapan baru untuk mendaftarkan anggota keluarganya ke dalam program bantuan pemerintah.
Lebih jauh, agenda ini juga dimanfaatkan pemerintah kecamatan untuk melakukan validasi data kemiskinan serta memetakan kebutuhan alat bantu bagi penyandang disabilitas. Data yang terkumpul diproyeksikan menjadi bahan evaluasi bagi pemerintah daerah dalam menyusun kebijakan pembangunan yang lebih ramah disabilitas di masa mendatang.
Pemerintah Kecamatan Panti menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari sistem pelayanan terpadu yang akan terus dilakukan secara berkala. Melalui kolaborasi intensif dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Kabupaten Jember, diharapkan proses pencetakan kartu pasca-perekaman dapat dipercepat guna mewujudkan wilayah yang tertib administrasi sekaligus humanis.