Lebih dari Sekadar Kunjungan, Potret Keberlanjutan Layanan Homecare Pemkab Jember bagi Kelompok Rentan
- 11 Agustus 2026
- Dibaca 34 Kali
Bagikan Via:
Lebih dari Sekadar Kunjungan, Potret Keberlanjutan Layanan Homecare Pemkab Jember bagi Kelompok Rentan
JEMBER, 11 AGUSTUS 2026 - Program layanan kesehatan berkunjung ke rumah (homecare) yang dicanangkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember terbukti menjadi salah satu terobosan strategis dalam mendekatkan akses medis bagi masyarakat rentan.
Kehadiran program ini menjembatani kendala fisik dan geografis yang kerap dialami warga dengan keterbatasan mobilitas saat hendak berobat ke fasilitas kesehatan (faskes).
Gambaran nyata efektivitas program tersebut terlihat pada kunjungan Bupati Jember, Muhammad Fawait (Gus Fawait), dalam rangkaian kegiatan Bupati Munggah Desa (Bunga Desaku) di Desa Rowotengah, Kecamatan Sumberbaru, Minggu, 09 Agustus 2026.
Kunjungan lapangan yang didampingi jajaran Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) serta tenaga kesehatan (nakes) puskesmas setempat ini menyasar tiga kelompok penerima manfaat dengan kondisi medis khusus.
Ketiga warga tersebut mencakup seorang lansia penderita hipertensi yang membutuhkan pemantauan berkala, lansia penderita stroke ringan dengan keterbatasan fisik, serta seorang anak penyandang Down syndrome yang memerlukan pengawasan tumbuh kembang dan kesehatan secara berkelanjutan.
Dalam aksinya di lapangan, tim nakes tidak hanya melakukan pemeriksaan fisik mendasar, seperti penimbangan, pengecekan tekanan darah, serta pemberian obat dan vitamin, tetapi juga menyiagakan skema telemedicine.
Fasilitas medis jarak jauh ini disiapkan guna memfasilitasi konsultasi dokter spesialis secara cepat apabila ditemukan indikasi medis darurat.
Kehadiran layanan homecare merefleksikan pergeseran paradigma pelayanan publik dari responsif menjadi preventif dan proaktif. Sistem ini memastikan bahwa pemeliharaan kesehatan warga tidak hanya bergantung pada inisiatif kedatangan pasien ke faskes, melainkan hadir secara aktif di tengah keluarga rentan.
Pasca-kunjungan di Sumberbaru, fokus Pemkab Jember kini tertuju pada keberlanjutan dan konsistensi pemantauan berkala. Pemanfaatan rekam medis yang terintegrasi dan jadwal kunjungan rutin nakes menjadi kunci agar deteksi dini terhadap perubahan kondisi pasien dapat teridentifikasi lebih cepat.
Bupati Jember, Muhammad Fawait, menegaskan bahwa prinsip utama homecare adalah pemerataan hak atas layanan kesehatan yang bermutu.
"Pelayanan homecare ini dihadirkan agar masyarakat yang membutuhkan penanganan medis namun memiliki keterbatasan fisik untuk berobat ke puskesmas tetap memperoleh pelayanan berstandar baik. Kondisi kesehatan mereka harus dipastikan terkontrol dan terpantau secara konsisten," ujar Gus Fawait.
Ke depan, Pemkab Jember berkomitmen memperluas jangkauan homecare dengan memprioritaskan kelompok lansia, penyandang disabilitas, pasien penyakit kronis, serta warga berpenghasilan rendah yang membutuhkan perawatan jangka panjang.
Langkah integratif ini menegaskan komitmen Jember dalam mewujudkan sistem pelayanan kesehatan yang inklusif, dekat, dan berkeadilan. (fam)