logo ppid jember kim
Oleh : Bagian Umum, Protokol dan Komunikasi Pimpinan

Lomba Cinta Batik, TP. PKK Jember Gelar Lomba Antar Kecamatan

  • 29 Juni 2026
  • Dibaca 24 Kali
Bagikan Via:
lomba-cinta-batik-tp-pkk-jember-gelar-lomba-antar-kecamatan-20260629

Lomba Cinta Batik, TP. PKK Jember Gelar Lomba Antar Kecamatan

TP PKK JEMBER GELAR LOMBA BATIK ANTAR KECAMATAN, ANGKAT POTENSI LOKAL MENUJU JEMBER BARU JEMBER MAJU

JEMBER, 29 JUNI 2026 – Semangat melestarikan dan mengembangkan warisan budaya terus digelorakan Tim Penggerak PKK Kabupaten Jember. Senin, 29 Juni 2026, TP PKK Kabupaten Jember sukses menggelar Lomba Batik Antar Kecamatan yang bertempat di Pendopo Wahya Wibawa Graha Pemkab Jember.

Mengusung tema ‘CINTA’ yang merupakan akronim dari Ciptakan Inovasi dan Tingkatkan Apresiasi Batik Jember 2026.

Dalam sambutannya, Ning Gyta menegaskan bahwa lomba ini memiliki makna lebih dari sekadar ajang kompetisi. Setiap goresan canting pada kain batik disebutnya sebagai medium untuk mengekspos identitas dan potensi lokal yang selama ini dimiliki kecamatan-kecamatan di Jember.

“Lomba batik ini, bukan sekedar lomba biasa. Lebih dari itu, ada goresan batik yang menggambarkan potensi di masing-masing kecamatan, sehingga dengan adanya lomba ini, potensi yang ada bisa terekspos dan dikenal lebih luas,” ujar Ning Gyta di hadapan para peserta dan tamu undangan.

Lebih lanjut, Ning Gyta juga menuturkan pengalamannya bertemu dengan seorang desainer di Jakarta yang memberikan apresiasi tinggi terhadap Batik Jember karena memiliki ciri khas dan karakter yang kuat. Namun, menurut desainer tersebut, masih terdapat beberapa kekurangan yang perlu dilengkapi, salah satunya adalah adanya ‘ruang kosong’ pada desain.

“ Entah ruang kosong seperti apa yang dimaksud, namun dengan adanya lomba ini, kekurangan tersebut bisa dilengkapi melalui kreasi dan inovasi para perajin,” jelas Ning Gyta.

Ia berharap, melalui ajang ini akan lahir karya-karya batik baru yang lebih inovatif, namun tetap tidak meninggalkan akar dan identitas Jember.

Sebagai bentuk komitmen dan apresiasi, Ning Gyta juga turut menjadi bagian dari dewan juri dan secara langsung memberikan penilaian terhadap karya-karya yang masuk. Ia mengaku bangga karena seluruh 31 kecamatan berpartisipasi aktif dan menghasilkan karya yang berbeda satu sama lain, tetapi tetap mengusung benang merah kekhasan Batik Jember.

“Saya mengapresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh peserta dari 31 kecamatan. Semuanya memberikan karya yang berbeda, penuh inovasi, namun tetap meninggalkan khas Batik Jember. Ini membuktikan bahwa semangat cinta terhadap batik dan daerah kita sangat besar,” pungkasnya. (Al)

Galeri Foto