LOUNCHING PELAKSANAAN UJI COBA MAKAN BERGIZI GRATIS (MBG) BERSAMA DAPUR SPPG PURWOASRI
- 02 Oktober 2025
- Dibaca 2236 Kali
Bagikan Via:
LOUNCHING PELAKSANAAN UJI COBA MAKAN BERGIZI GRATIS (MBG) BERSAMA DAPUR SPPG PURWOASRI
PPID_GUMUKMAS - Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Purwoasri, melaksanakan uji coba penyaluran Makanan Bergizi Gratis (MBG) di MI Al-Huda Purwoasri dengan jumlah siswa 212 siswa 1 PIC, Kamis (02 Oktober 2025).
Uji coba MBG (Makan Bergizi Gratis) ini untuk memastikan implementasi program pemberian makan bergizi bagi siswa di MI Al Huda Purwoasri bisa berjalan lancar. Diharapkan dengan uji coba ini bisa memberikan percontohan bagi lembaga sekolah yang lain dan tidak ada kendala yang seperti diberitakan di media-media elektronik.
Danramil 0824/20 Gumukmas yang ikut hadir langsung dalam uji coba MBG di MI Al Huda mengatakan bahwa dalam pemenuhan gizi MBG ini harus fokus pada kualitas gizi, logistik, dan dampak pada kesehatan serta ekonomi lokal. Uji coba ini melibatkan sosialisasi kepada peserta didik dan orang tua, distribusi makanan sehat dan bergizi, serta pengukuran pertumbuhan siswa untuk memantau efektivitas program dalam menciptakan generasi sehat dan cerdas.
Tujuan utama Uji Coba MBG ini untuk meningkatkan Kualitas Gizi Siswa, dengan memastikan siswa mendapatkan makanan sehat dan bergizi untuk mendukung kesehatan dan kemampuan belajar. Mengevaluasi Implementasi Program, mulai dari mengidentifikasi dan mencari solusi atas tantangan yang dihadapi dalam program, seperti logistik, pasokan pangan, dan standar gizi. Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Lokal, dalam hal ini diharapkan pengelola SPPG bisa memberdayakan UMKM dan ekonomi kerakyatan melalui pemanfaatan produk pangan lokal. Memastikan Keberlanjutan Program dengan cara mengumpulkan data dan laporan untuk menjamin akuntabilitas dan transparansi, serta merancang keberlanjutan program.
Pelaksanaan Uji Coba Sosialisasi MBG ini dengan Mengedukasi peserta didik, orang tua, dan pihak sekolah tentang manfaat dan tujuan program. Dalam pendistribusian makanannya dengan cara membagikan paket makan siang dengan menu yang bervariasi dan sesuai kebutuhan gizi. Awalnya dilakukan Evaluasi Gizi dan Kesehatan dengan melakukan pengukuran berat dan tinggi badan siswa, serta mendata alergi makanan untuk mengukur dampak program. Selain itu perlu juga pencatatan sisa pangan dengan memantau sisa makanan yang tidak habis untuk memastikan efisiensi distribusi.
Dalam pelaksanaannya harus didampingi oleh lintas sektor dengan melibatkan kerjasama dengan TNI, Polisi, Pemerintah Kecamatan, Puskesmas, dan UMKM untuk mengelola program dengan baik. Diharapkan nantinya dengan uji coba MBG ini bisa meningkatnya A dan kehadiran siswa. Program ini nantinya bisa terbukti dapat meningkatkan angka kehadiran dan prestasi belajar siswa. Selain itu program MBG ini juga nantinya bisa memberikan dampak yang baik untuk pertumbuhan ekonomi desa, dengan mengoptimalkan pangan lokal yang bertujuan untuk memaksimalkan penggunaan bahan pangan dari petani lokal dan mengurangi ketergantungan pada bahan-bahan pangan import. *#mazdie