Lurah Jember Lo Ikut Kampanyekan Migran Aman, Cegah Warga Terjebak Tawaran Kerja Ilegal
- 14 Juni 2026
- Dibaca 22 Kali
Bagikan Via:
Lurah Jember Lo Ikut Kampanyekan Migran Aman, Cegah Warga Terjebak Tawaran Kerja Ilegal
JEMBER, 14 JUNI 2026 – Ribuan langkah warga memenuhi kawasan Alun-Alun Jember, Minggu pagi (14/6/2026). Namun kegiatan kali ini bukan hanya tentang olahraga bersama, melainkan membawa pesan besar: memastikan masyarakat Jember memahami pentingnya bekerja ke luar negeri melalui jalur yang aman dan resmi.
Lurah Jember Lor, Moh. Zaim Ilmi, S.Sos., M.Si., turut hadir mengikuti Jalan Sehat dalam rangka Kampanye dan Sosialisasi Gerakan Nasional Migran Aman yang digelar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember.
Sejak pukul 06.00 WIB, suasana Alun-Alun Jember tampak semarak dengan ribuan peserta dari berbagai kalangan. Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Dzulfikar Ahmad Tawalla, S.Pd., M.Ikom., Bupati Jember Muhammad Fawait, jajaran OPD, para lurah, serta masyarakat umum.
Di balik kemeriahan jalan sehat, tersimpan pesan penting bagi masyarakat, khususnya calon pekerja migran Indonesia (PMI), agar tidak mudah tergiur iming-iming pekerjaan luar negeri melalui jalur tidak resmi.
Wakil Menteri P2MI Dzulfikar Ahmad Tawalla menyampaikan bahwa Gerakan Nasional Migran Aman menjadi langkah pemerintah untuk memperkuat edukasi dan perlindungan bagi pekerja migran sejak sebelum keberangkatan hingga kembali ke tanah air.
“Edukasi harus terus dilakukan sampai tingkat desa dan kelurahan agar masyarakat memahami prosedur migrasi yang benar dan mendapatkan perlindungan,” ujarnya.
Bupati Jember Muhammad Fawait juga mengapresiasi antusiasme masyarakat yang ikut dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, sebagai salah satu daerah dengan banyak pekerja migran, Jember perlu terus memperkuat pemahaman tentang migrasi aman.
Sementara itu, Lurah Jember Lor Moh. Zaim Ilmi menegaskan bahwa pemerintah kelurahan siap menjadi bagian dari upaya memberikan informasi yang benar kepada masyarakat.
“Kelurahan menjadi garda terdepan dalam menyampaikan edukasi. Kami ingin masyarakat yang memiliki rencana bekerja ke luar negeri memahami prosedur resmi agar aman, terlindungi, dan mendapatkan hak-haknya,” kata Zaim.
Melalui kegiatan ini, Pemkab Jember berharap gerakan migrasi aman semakin dipahami masyarakat dan menjadi langkah bersama dalam mencegah praktik penempatan pekerja migran ilegal.
Caption TikTok singkat: "Jalan sehat bukan hanya soal melangkah, tapi tentang langkah aman menuju masa depan. Jember bergerak bersama melindungi pekerja migran Indonesia. (rus)