Penertiban PKL Di wilayah Kecamatan Kaliwates Berlanjut, Warga Dukung Ketegasan Satgas ITR
- 18 Maret 2026
- Dibaca 148 Kali
Bagikan Via:
Penertiban PKL Di wilayah Kecamatan Kaliwates Berlanjut, Warga Dukung Ketegasan Satgas ITR
JEMBER, 17 MARET 2026 - Penertiban pedagang kaki lima (PKL) di wilayah Kecamatan Kaliwates, Kabupaten Jember, terus berlanjut sebagai bagian dari upaya penataan ruang publik oleh Pemerintah Kabupaten Jember melalui Satgas ITR. Kegiatan ini dilaksanakan secara bertahap di sejumlah titik yang dinilai rawan pelanggaran, dengan tujuan menciptakan ketertiban, kelancaran lalu lintas, serta kenyamanan bagi masyarakat.
Penertiban dilakukan oleh tim gabungan yang terdiri atas berbagai instansi terkait, dengan menyasar PKL yang berjualan di trotoar maupun badan jalan. Selain menertibkan lapak yang melanggar, petugas juga memberikan imbauan secara persuasif kepada para pedagang agar mematuhi aturan dan menempati lokasi yang telah disediakan.
Sejumlah warga menyambut baik langkah tegas yang dilakukan oleh Satgas ITR. Mereka menilai penataan ini memberikan dampak positif, terutama bagi pengguna jalan dan pejalan kaki.
Buhari, seorang tukang becak yang sehari-hari mangkal di kawasan Kaliwates, mengungkapkan bahwa kondisi jalan menjadi lebih tertib setelah adanya penertiban.
“Untuk penertiban PKL ini sangat bermanfaat bagi pengguna jalan kaki, jalan tidak macet, dilihat juga enak,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Sumiyati, warga Kecamatan Kaliwates, yang berharap penertiban tidak hanya dilakukan di satu lokasi, tetapi juga merata di wilayah lain yang mengalami permasalahan serupa. Ia menyoroti masih banyaknya pedagang yang meninggalkan gerobak di pinggir jalan sehingga mengganggu arus lalu lintas.
“Kalau bisa jangan cuma di sini saja. Di sepanjang Jalan Jawa, Sumatera, Riau, dan Kalimantan juga banyak pedagang yang gerobaknya ditinggal di pinggir jalan, sehingga menyebabkan macet tiap hari,” tegasnya.
Menurut petugas, penertiban ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam menata kawasan perkotaan agar lebih tertib dan ramah bagi semua pengguna ruang publik. Pendekatan humanis tetap dikedepankan dengan mengutamakan dialog serta pemberian pemahaman kepada para PKL sebelum tindakan dilakukan.
Dengan adanya dukungan dari masyarakat, diharapkan upaya penataan ini dapat berjalan lebih optimal dan berkelanjutan. Pemerintah Kabupaten Jember menegaskan akan terus melakukan pengawasan serta penertiban di berbagai titik, guna mewujudkan lingkungan kota yang tertib, aman, dan nyaman bagi seluruh warga. (as)