logo ppid jember kim
Oleh : Kelurahan Kaliwates

Lurah Kaliwates Apresiasi Gus Bupati Serap Aspirasi Pedagang, Dukung Revitalisasi Pasar Tanjung

  • 17 September 2026
  • Dibaca 2 Kali
Bagikan Via:
lurah-kaliwates-apresiasi-gus-bupati-serap-aspirasi-pedagang-dukung-revitalisasi-pasar-tanjung-20260917

Lurah Kaliwates Apresiasi Gus Bupati Serap Aspirasi Pedagang, Dukung Revitalisasi Pasar Tanjung

JEMBER 17 SEPTEMBER 2026 – Kunjungan Bupati Jember Muhammad Fawait atau Gus Fawait ke Pasar Tanjung pada Rabu (16/9/2026) mendapat tanggapan positif dari Lurah Kaliwates Abdul Khamil. Kehadiran langsung Bupati di tengah para pedagang dinilai menjadi langkah penting dalam melihat kondisi Pasar Tanjung sekaligus mendengarkan secara langsung aspirasi dan berbagai persoalan yang dihadapi pedagang.

Dalam kunjungan tersebut, Gus Fawait membuka ruang dialog bersama pedagang untuk menyerap keluhan dan masukan terkait penataan Pasar Tanjung. Sejumlah persoalan disampaikan pedagang, termasuk harapan agar keberadaan Pasar Tanjung dapat kembali menjalankan fungsi utamanya sebagai pusat perdagangan yang tertata dan memberikan ruang yang layak bagi aktivitas ekonomi masyarakat.

Lurah Kaliwates Abdul Khamil menilai forum serap aspirasi tersebut menjadi bagian penting dalam proses penataan Pasar Tanjung. Menurutnya, pemerintah perlu mendengarkan langsung suara pedagang karena mereka merupakan pihak yang setiap hari beraktivitas dan menggantungkan mata pencaharian di kawasan pasar.

Langkah Bupati yang turun langsung menemui pedagang juga menunjukkan bahwa rencana pembenahan Pasar Tanjung tidak hanya melihat persoalan dari sisi fisik bangunan, tetapi turut mempertimbangkan aspek sosial dan ekonomi masyarakat yang berada di dalamnya.

Abdul Khamil juga memberikan perhatian terhadap rencana revitalisasi Pasar Tanjung. Menurutnya, revitalisasi diharapkan dapat menjadi momentum untuk membangun kembali tata kelola pasar yang lebih baik, sehingga fungsi pasar dapat berjalan secara optimal dan aktivitas perdagangan berlangsung secara tertib.

“Revitalisasi tentu menjadi harapan bersama. Yang terpenting bagaimana Pasar Tanjung nantinya bisa kembali pada fungsi utamanya, pedagang dapat beraktivitas dengan nyaman, dan masyarakat juga mendapatkan pelayanan pasar yang lebih baik,” ujar Abdul Khamil.

Ia menambahkan, penataan pasar perlu dilakukan dengan komunikasi yang baik bersama para pedagang. Aspirasi yang telah disampaikan diharapkan menjadi bahan pertimbangan dalam setiap tahapan kebijakan, sehingga proses revitalisasi dapat berjalan dengan tetap memperhatikan keberlangsungan aktivitas ekonomi para pedagang.

Bagi Lurah Kaliwates, Pasar Tanjung memiliki posisi strategis karena aktivitasnya bersentuhan langsung dengan masyarakat dan roda perekonomian di kawasan sekitarnya. Karena itu, pembenahan pasar tidak hanya menjadi persoalan penataan kawasan, tetapi juga berkaitan dengan bagaimana pemerintah menciptakan ruang perdagangan yang tertib, aman, nyaman, dan mampu mendukung perekonomian masyarakat.

Ia berharap rencana revitalisasi yang disampaikan Pemerintah Kabupaten Jember dapat ditindaklanjuti melalui perencanaan yang matang dan melibatkan pihak-pihak terkait, termasuk pedagang. Dengan demikian, hasil penataan nantinya tidak hanya menghadirkan perubahan secara fisik, tetapi juga mampu mengembalikan Pasar Tanjung sebagai pusat perdagangan yang sesuai dengan fungsi dan kebutuhannya.

Kunjungan Gus Fawait ke Pasar Tanjung sekaligus menjadi ruang untuk mempertemukan pemerintah dengan pedagang secara langsung. Bagi Abdul Khamil, komunikasi seperti ini penting untuk membangun kesepahaman antara pemerintah dan masyarakat dalam menghadapi proses penataan.

Lurah Kaliwates menegaskan dukungannya terhadap upaya Pemerintah Kabupaten Jember dalam melakukan pembenahan Pasar Tanjung. Ia berharap proses tersebut dapat berjalan secara bertahap, terarah, dan tetap mengedepankan kepentingan masyarakat serta keberlangsungan usaha para pedagang.

Dengan adanya dialog langsung, aspirasi pedagang dan rencana revitalisasi dapat menjadi bagian dari satu proses penataan yang saling terhubung. Harapannya, Pasar Tanjung ke depan tidak hanya lebih tertata secara fisik, tetapi juga kembali menjalankan fungsi utamanya sebagai ruang perdagangan dan penggerak aktivitas ekonomi masyarakat Jember. (AH)

Galeri Foto