Lurah Kaliwates Jalin Sinergi dengan BSN dan Lazismu Jember untuk Wujudkan Kampung Zero Waste
- 15 Juni 2026
- Dibaca 8 Kali
Bagikan Via:
Lurah Kaliwates Jalin Sinergi dengan BSN dan Lazismu Jember untuk Wujudkan Kampung Zero Waste
Jember – Dalam upaya mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan, Lurah Kaliwates, Abdul Khamil, S.Si., S.Sos., MM, melakukan komunikasi dan sharing bersama perwakilan Bank Syariah Nasional (BSN) Cabang Jember, Zainul Ishafin Hayyi, serta Lazismu Jember, yang diwakili oleh Arief, S.S., pada Minggu (16/6) di Kantor Lazismu Jember, Jalan Bondoyudo No. 11 Jember. Pertemuan tersebut membahas rencana pembentukan Kampung Zero Waste sebagai kawasan percontohan pengelolaan sampah terpadu di Kelurahan Kaliwates yang diharapkan mampu menjadi model pengurangan sampah dari sumbernya sekaligus meningkatkan nilai ekonomi masyarakat melalui berbagai program pemberdayaan lingkungan.
Dalam diskusi yang berlangsung hangat dan penuh semangat kolaborasi tersebut, para pihak membahas berbagai strategi pengelolaan sampah berbasis masyarakat, mulai dari pengolahan sampah organik melalui komposter, biopori, maggot, dan kebun kompos, penguatan Bank Sampah DESTANA, pengumpulan minyak jelantah, hingga pengembangan usaha ekonomi sirkular seperti goodiebag karung dan produk daur ulang lainnya. Program Kampung Zero Waste ini dirancang untuk mengurangi volume sampah yang dibuang ke Depo Imam Bonjol dan TPA Pakusari secara signifikan melalui keterlibatan aktif warga, pelaku usaha, lembaga pendidikan, serta berbagai stakeholder lainnya.
Lurah Kaliwates, Abdul Khamil, menyampaikan bahwa keberhasilan program pengelolaan sampah tidak dapat dilakukan oleh pemerintah saja, melainkan membutuhkan dukungan dan sinergi dari berbagai pihak. Menurutnya, kolaborasi dengan lembaga keuangan syariah dan lembaga filantropi seperti BSN dan Lazismu menjadi langkah strategis dalam memperkuat edukasi, pendampingan, pemberdayaan masyarakat, hingga dukungan sarana dan prasarana yang dibutuhkan untuk mewujudkan Kampung Zero Waste secara berkelanjutan.
Sementara itu, perwakilan BSN Cabang Jember, Zainul Ishafin Hayyi, menyambut baik gagasan pembentukan Kampung Zero Waste di Kelurahan Kaliwates. Ia menilai program tersebut memiliki dampak yang sangat positif, tidak hanya bagi lingkungan tetapi juga bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui pengembangan ekonomi berbasis pengelolaan sampah. BSN menyatakan siap memberikan dukungan sesuai kapasitas dan fungsi lembaga untuk mendorong keberhasilan program tersebut.
Hal senada juga disampaikan oleh Arief, S.S. dari Lazismu Jember. Menurutnya, pengelolaan sampah berbasis pemberdayaan masyarakat memiliki nilai strategis karena mampu mengintegrasikan aspek lingkungan, sosial, dan ekonomi secara bersamaan. Lazismu Jember siap bersinergi dan memberikan dukungan sesuai dengan program-program pemberdayaan yang dimiliki guna memperkuat implementasi Kampung Zero Waste di Kelurahan Kaliwates.
Melalui pertemuan ini, diharapkan terbangun kolaborasi yang kuat antara pemerintah, lembaga keuangan, lembaga filantropi, dan masyarakat dalam mewujudkan Kelurahan Kaliwates sebagai kawasan percontohan pengelolaan sampah terpadu yang inovatif dan berkelanjutan. Program Kampung Zero Waste diharapkan tidak hanya mampu mengurangi timbulan sampah hingga puluhan persen, tetapi juga menciptakan nilai ekonomi baru, meningkatkan kesadaran lingkungan warga, serta menjadi inspirasi bagi wilayah lain di Kabupaten Jember dalam mendukung terwujudnya Jember yang bersih, sehat, dan berdaya saing.