Medan Sulit Tak Halangi Perekaman Identitas Lansia Warga Sumberjambe
- 28 Agustus 2026
- Dibaca 25 Kali
Bagikan Via:
Medan Sulit Tak Halangi Perekaman Identitas Lansia Warga Sumberjambe
JEMBER, 28 AGUSTUS 2026 – Pemerintah Kecamatan Sumberjambe melalui Tim Pelayanan Umum bersama Pemberdayaan Masyarakat dan Kesejahteraan Sosial (PMKS), kembali menghadirkan pelayanan administrasi kependudukan secara jemput bola melalui program Peta Cinta Mobile Pemerintah Kabupaten Jember, Jumat 28 Agustus 2026.
Kali ini, petugas mendatangi langsung rumah Asmi, warga Dusun Slangak, Desa Sumberjambe, Kecamatan Sumberjambe, yang diperkirakan telah berusia sekitar 91 tahun dan mengalami kesulitan berjalan.
Perekaman identitas kependudukan tersebut dilakukan karena kondisi Asmi yang sudah sangat lanjut usia membuatnya tidak memungkinkan untuk datang langsung ke kantor kecamatan. Untuk memastikan hak administrasi kependudukannya tetap terpenuhi, petugas membawa peralatan perekaman menuju kediamannya.
Perjalanan menuju rumah Asmi bukan perkara mudah. Kendaraan tidak dapat masuk hingga lokasi karena kondisi medan yang sulit dilalui mobil. Tim harus melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki, melewati kebun-kebun warga dan jalan setapak untuk mencapai rumah Asmi.
Kondisi tersebut tidak menyurutkan langkah petugas. Peralatan perekaman yang diperlukan dibawa langsung menuju kediaman warga. Sesampainya di lokasi, petugas melakukan proses pelayanan dengan menyesuaikan kondisi Asmi yang sudah sangat lanjut usia dan memiliki keterbatasan dalam bergerak.
Kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk nyata pelaksanaan Peta Cinta yang tidak hanya mendekatkan pelayanan administrasi kependudukan ke kantor kecamatan, tetapi juga membuka ruang pelayanan jemput bola bagi warga yang secara fisik maupun geografis mengalami kendala untuk mengakses layanan.
Program Peta Cinta atau Pelayanan Tuntas Cetak KTP di Kecamatan diluncurkan Pemerintah Kabupaten Jember pada awal 2026. Dalam perkembangannya, layanan tersebut diperluas dengan dukungan peralatan perekaman KTP yang bersifat portabel sehingga petugas kecamatan dapat menjangkau warga yang membutuhkan pelayanan langsung di rumah, termasuk lansia dan masyarakat dengan keterbatasan mobilitas.
Kasi Pelayanan Umum Kecamatan Sumberjambe, Suharyatik, mengatakan pelayanan jemput bola menjadi penting karena tidak semua masyarakat memiliki kemampuan untuk datang ke kantor kecamatan. Kondisi warga yang sudah sangat lanjut usia menjadi salah satu pertimbangan utama petugas untuk datang langsung ke lokasi.
“Kami melihat kondisi Ibu Asmi yang sudah sangat lanjut usia dan untuk berjalan saja sudah mengalami kesulitan. Karena itu, tidak mungkin kami meminta beliau datang ke kantor kecamatan. Kami yang harus datang ke rumahnya. Medannya memang cukup sulit, kendaraan tidak bisa masuk dan kami harus berjalan melewati kebun serta jalan setapak, tetapi itu bukan menjadi alasan untuk tidak memberikan pelayanan,” ujar Suharyatik.
Menurutnya, pelayanan administrasi kependudukan merupakan hak seluruh warga. Karena itu, kondisi geografis maupun keterbatasan fisik masyarakat harus menjadi perhatian pemerintah agar tidak menjadi penghalang dalam memperoleh dokumen kependudukan.
Dalam kegiatan tersebut, Tim Pelayanan Umum Kecamatan Sumberjambe juga bersinergi dengan PMKS Kecamatan Sumberjambe. Kolaborasi tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah kecamatan untuk mengidentifikasi sekaligus merespons kebutuhan masyarakat secara langsung, khususnya kelompok lansia dan warga yang membutuhkan perhatian khusus.
Bagi Asmi, kedatangan petugas ke rumah menjadi kemudahan tersendiri. Dengan usia yang sudah sangat lanjut dan kondisi fisik yang terbatas, perjalanan menuju kantor pelayanan tentu membutuhkan tenaga dan pendampingan yang tidak sedikit.
Kehadiran petugas hingga ke lokasi yang bahkan tidak dapat dijangkau kendaraan menjadi gambaran bahwa pelayanan publik tidak berhenti di balik meja kantor. Pemerintah hadir dengan menyesuaikan diri terhadap kondisi masyarakat yang dilayani.
Pelaksanaan Peta Cinta Mobile tersebut juga sejalan dengan komitmen Pemerintah Kabupaten Jember di bawah kepemimpinan Bupati Jember Dr. Muhammad Fawait, S.E., M.Sc. untuk mendekatkan pelayanan administrasi kependudukan kepada masyarakat.
Pemerintah Kabupaten Jember sebelumnya telah menegaskan bahwa layanan jemput bola melalui Peta Cinta ditujukan agar warga yang memiliki keterbatasan gerak maupun mobilitas tetap dapat memperoleh hak administrasi kependudukannya.
Melalui pelayanan seperti ini, jarak, medan, dan keterbatasan fisik diharapkan tidak lagi menjadi penghalang bagi masyarakat untuk mendapatkan identitas kependudukan. Peta Cinta Mobile menjadi salah satu wujud pelayanan yang hadir langsung di tengah masyarakat, termasuk hingga wilayah pelosok dan permukiman yang sulit dijangkau kendaraan.
Pemerintah Kecamatan Sumberjambe akan terus mendorong pelayanan yang responsif dan inklusif agar masyarakat, khususnya kelompok lansia dan warga dengan keterbatasan mobilitas, tetap mendapatkan hak pelayanan secara layak dan mudah. (wd)