Tanpa Gejolak di May Day 2026, Bakesbangpol Soroti Stabilitas dan Kolaborasi Jadi Kunci Jember Baru Jember Maju
- 03 Mei 2026
- Dibaca 211 Kali
Bagikan Via:
Tanpa Gejolak di May Day 2026, Bakesbangpol Soroti Stabilitas dan Kolaborasi Jadi Kunci Jember Baru Jember Maju
JEMBER, 03 MEI 2026 - Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Jember menilai peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) Tahun 2026 melalui kegiatan jalan sehat di Alun-Alun Jember berlangsung aman, tertib, dan mencerminkan kuatnya sinergi lintas sektor. Kegiatan yang diikuti sekitar 2.000 peserta ini mengusung tema “Kolaborasi Bersama Mewujudkan Kemajuan Industri dan Kesejahteraan Bersama.”
Sejak dimulai pukul 07.00 WIB, kegiatan berjalan kondusif tanpa adanya gangguan keamanan maupun potensi konflik. Bakesbangpol mencatat, partisipasi aktif dari unsur pemerintah daerah, TNI-Polri, pengusaha, serta serikat pekerja menjadi indikator positif dalam menjaga stabilitas hubungan industrial di Kabupaten Jember.
Kegiatan yang diselenggarakan oleh APINDO Jember dengan Ketua Panitia Drs. Imam, M.M. tersebut dihadiri sejumlah pejabat daerah, di antaranya Dandim 0824 Jember Letkol Inf. Rifqi Muhammad Syuhada, Wakapolres Jember Kompol Ferry Dharmawan, Ketua DPRD Kabupaten Jember H. Ahmad Halim, Penjabat Sekretaris Daerah Jember Akhmad Helmi Luqman, serta Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi dan Perindustrian Kabupaten Jember Drs. Hadi Mulyono.
Dalam perspektif Bakesbangpol, peringatan May Day tahun ini tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi juga wadah strategis untuk memperkuat komunikasi dan membangun kepercayaan antara pekerja, pengusaha, dan pemerintah. Hal ini tercermin dari rangkaian kegiatan yang berlangsung lancar, mulai dari pembukaan, sambutan, pelepasan peserta jalan sehat, hingga hiburan dan pengundian doorprize.
Ketua DPRD Kabupaten Jember H. Ahmad Halim, dalam sambutannya menegaskan, momentum May Day harus dimaknai sebagai penguatan sinergi dalam meningkatkan kesejahteraan pekerja dan pertumbuhan ekonomi. Ia juga menyampaikan pesan dari Presiden RI Prabowo Subianto yang menegaskan komitmen negara dalam melindungi dan mengawal kepentingan pekerja.
Bakesbangpol menilai, penyampaian pesan-pesan tersebut menjadi bagian penting dalam menjaga iklim kondusif di tengah dinamika ketenagakerjaan. Tidak ditemukannya aksi unjuk rasa maupun potensi gangguan selama kegiatan berlangsung menunjukkan adanya kedewasaan dan kesadaran kolektif dari seluruh elemen masyarakat.
Rute jalan sehat yang dimulai dan berakhir di Alun-Alun Jember, melintasi Jalan Trunojoyo, Jalan HOS Cokroaminoto, Jalan Gajah Mada, dan Jalan Sultan Agung, juga berjalan lancar dengan pengamanan yang terkoordinasi. Kehadiran aparat TNI-Polri turut memastikan seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman dan tertib.
Kepala Bakesbangpol Kabupaten Jember, Lingga Diputra, dalam keterangannya di tempat terpisah menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan yang kondusif dan penuh semangat kebersamaan tersebut. Menurutnya, peringatan May Day tahun ini menjadi cerminan positif dari harmonisasi hubungan industrial di Kabupaten Jember.
“May Day harus kita maknai sebagai momentum memperkuat kolaborasi dan menjaga stabilitas daerah. Sinergi antara pekerja, pengusaha, dan pemerintah adalah kunci dalam menciptakan iklim yang kondusif bagi pembangunan,” ujarnya, Minggu 03 Mei 2026.
Lebih lanjut, Bakesbangpol menegaskan bahwa stabilitas wilayah merupakan fondasi utama dalam mendukung pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat. Oleh karena itu, setiap momentum yang melibatkan berbagai elemen, seperti peringatan Hari Buruh Internasional, harus dimanfaatkan untuk memperkuat komunikasi, mencegah potensi konflik, serta membangun kebersamaan.
Secara keseluruhan, Bakesbangpol menyimpulkan bahwa kegiatan jalan sehat dalam rangka May Day 2026 di Kabupaten Jember telah berjalan sukses dan memberikan kontribusi positif dalam menjaga kondusivitas wilayah. Sinergitas yang terjalin diharapkan terus terjaga dan ditingkatkan guna mendukung terciptanya hubungan industrial yang harmonis, produktif, dan berkelanjutan.
Dengan pendekatan kolaboratif yang terus diperkuat, Kabupaten Jember dinilai mampu menjaga stabilitas sosial sekaligus mendorong kemajuan industri yang berdampak pada peningkatan kesejahteraan pekerja secara menyeluruh.(but)