Perwakilan DPMD Jember Ikuti Bimtek Program Jatim Puspa Plus 2026 Angkatan II di Kota Batu
- 22 April 2026
- Dibaca 177 Kali
Bagikan Via:
Perwakilan DPMD Jember Ikuti Bimtek Program Jatim Puspa Plus 2026 Angkatan II di Kota Batu
JEMBER, 22 APRIL 2026 - Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Jember mengikuti Bimbingan Teknis (Bimtek) Program Jatim Puspa Plus 2026 angkatan kedua sebagai upaya memperkuat kapasitas pelaksanaan program pemberdayaan ekonomi desa. Kegiatan tersebut digelar selama tiga hari, 16-18 April 2026, di Kota Batu, Jawa Timur.
Keikutsertaan tim DPMD Jember menjadi bagian dari strategi meningkatkan kesiapan pemerintah daerah, kecamatan, hingga desa penerima Bantuan Keuangan Khusus (BKK). Program ini menyasar perempuan lulusan Program Keluarga Harapan (PKH) melalui pemberian bantuan modal usaha produktif.
Dalam bimtek tersebut, perwakilan Jember bergabung bersama peserta dari 10 kabupaten lain, yakni Malang, Kediri, Banyuwangi, Probolinggo, Sidoarjo, Magetan, Ngawi, Gresik, Pamekasan, dan Sumenep. Rangkaian kegiatan dimulai dari penyampaian kontrak kerja, pretest, hingga pembukaan resmi.
Kepala Dinas PMD Provinsi Jawa Timur, Ir. Budi Sarwoto, M.M., membuka kegiatan sekaligus memaparkan kebijakan pemerintah provinsi dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat. Ia menegaskan pentingnya efektivitas penggunaan anggaran.
“Setiap rupiah anggaran yang dikeluarkan harus memberikan nilai manfaat yang nyata, efisien, dan tepat sasaran bagi masyarakat,” ujar Budi.
Materi bimtek juga diisi sejumlah narasumber lintas instansi. Hazizah, S.H., M.H. dari Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur membahas graduasi keluarga penerima manfaat PKH. Sementara itu, Dr. Martha Parulian Berliana, S.H., M.H. dari Kejaksaan Tinggi Jawa Timur menjelaskan peran kejaksaan dalam pengawalan program, dan AKBP Ary Murtini, S.I.K., M.Si. dari Polda Jawa Timur memaparkan dukungan Polri.
Selain itu, aspek teknis seperti pengadaan barang dan jasa disampaikan Prahara Satria Ramadhan, S.STP., M.Si. dari LKPP RI. Materi perpajakan diberikan oleh Siti Rahayu, S.E., M.Si. dan Nurhayati dari Kanwil Direktorat Jenderal Pajak Jawa Timur I. Peserta juga mendapatkan pelatihan penggunaan aplikasi EMKP serta menyusun Rencana Kegiatan Tindak Lanjut (RKTL) yang dipandu Prof. Mangku Purnomo, Ph.D., Dekan Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya.
Perwakilan DPMD Jember menilai bimtek ini krusial untuk memastikan implementasi program berjalan optimal di daerah. Melalui pelatihan ini, mereka diharapkan mampu menerapkan prinsip 4T, yakni tepat sasaran, tepat jumlah, tepat manfaat, dan tepat administrasi dalam pengelolaan bantuan.
Program Jatim Puspa Plus 2026 merupakan inisiatif Pemerintah Provinsi Jawa Timur yang berfokus pada penguatan ekonomi masyarakat desa melalui bantuan barang produktif di sektor ketahanan pangan, disertai pendampingan dan penguatan tata kelola keuangan desa.
Dengan bekal hasil bimtek tersebut, DPMD Jember menyatakan siap mengimplementasikan program secara maksimal guna mendorong kemandirian ekonomi perempuan di desa. (ach)