Eksplorasi Warisan Perkebunan Jember, Wisatawan Belanda Nikmati Pengalaman Autentik di Kebun Kalimrawan
- 19 Juli 2026
- Dibaca 31 Kali
Bagikan Via:
Eksplorasi Warisan Perkebunan Jember, Wisatawan Belanda Nikmati Pengalaman Autentik di Kebun Kalimrawan
JEMBER, 19 JULI 2026 – Kabupaten Jember kembali menunjukkan daya tariknya sebagai destinasi wisata yang menawarkan pengalaman autentik berbasis alam, sejarah, dan edukasi. Pada Sabtu, 18 Juli 2026, dua wisatawan asal Belanda, Mr. Onno dan Mrs. Merel, melakukan kunjungan ke PP Kahyangan Jember, tepatnya di Kebun Kalimrawan, salah satu kawasan perkebunan bersejarah yang menyimpan kekayaan alam, budaya, sekaligus warisan industri perkebunan di Kabupaten Jember.
Kunjungan tersebut menjadi salah satu bentuk apresiasi wisatawan mancanegara terhadap potensi agrowisata yang dimiliki Jember. Tidak hanya menikmati panorama hamparan perkebunan yang hijau dan udara yang sejuk, keduanya juga memperoleh pengalaman mendalam mengenai sejarah panjang Kebun Kalimrawan yang telah menjadi bagian dari perkembangan industri perkebunan sejak masa kolonial Belanda.
Suasana perkebunan yang masih alami dipadukan dengan nilai historis yang kuat menghadirkan pengalaman berbeda bagi para wisatawan. Mereka diajak menyusuri berbagai titik menarik di kawasan kebun sambil mendengarkan penjelasan mengenai sejarah berdirinya perkebunan, komoditas unggulan yang dibudidayakan, hingga berbagai upaya pengembangan kawasan sebagai destinasi wisata edukasi dan agrowisata.
Salah satu pengalaman yang paling menarik perhatian Mr. Onno dan Mrs. Merel adalah kesempatan untuk melihat secara langsung proses pengolahan karet dari hulu hingga hilir. Didampingi oleh petugas perkebunan, mereka diperkenalkan pada proses penyadapan getah karet di pohon menggunakan teknik yang masih diterapkan hingga saat ini. Wisatawan juga menyaksikan bagaimana getah karet dikumpulkan, diproses di pabrik, hingga menjadi produk setengah jadi yang siap dipasarkan sebagai bahan baku industri.
Melalui kegiatan tersebut, wisatawan memperoleh pemahaman bahwa industri perkebunan tidak hanya menghasilkan komoditas bernilai ekonomi tinggi, tetapi juga menyimpan pengetahuan, keterampilan, dan sejarah panjang yang layak dikenalkan kepada masyarakat luas. Antusiasme keduanya terlihat dari banyaknya pertanyaan yang diajukan mengenai teknik penyadapan, proses produksi, hingga kehidupan para pekerja yang menjadi bagian penting dalam aktivitas perkebunan.
Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata (Disporabudpar) Jember, Bobby Arie Sandy, menyampaikan bahwa kunjungan wisatawan mancanegara ke Kebun Kalimrawan menjadi sinyal positif bahwa potensi wisata berbasis perkebunan di Jember memiliki daya tarik yang mampu bersaing di tingkat internasional.
"Kabupaten Jember memiliki kekayaan wisata yang sangat beragam, tidak hanya pantai dan pegunungan, tetapi juga kawasan perkebunan bersejarah yang menyimpan nilai edukasi, budaya, dan sejarah. Kunjungan wisatawan asal Belanda ke Kebun Kalimrawan menunjukkan bahwa wisata berbasis pengalaman atau experiential tourism semakin diminati. Wisatawan ingin melihat langsung bagaimana sebuah komoditas diproduksi, memahami sejarahnya, sekaligus berinteraksi dengan masyarakat setempat," ujar Bobby Arie Sandy.
Menurutnya, pengembangan agrowisata menjadi salah satu strategi penting dalam memperluas pilihan destinasi wisata di Kabupaten Jember sekaligus meningkatkan nilai tambah sektor perkebunan.
"Kami terus mendorong kolaborasi antara sektor pariwisata dengan pengelola perkebunan agar potensi seperti Kebun Kalimrawan dapat dikemas menjadi destinasi yang menarik, edukatif, dan berkelanjutan. Wisatawan tidak hanya datang untuk menikmati pemandangan, tetapi juga membawa pulang pengalaman dan pengetahuan yang berkesan. Hal ini menjadi nilai lebih yang dapat memperkuat citra Jember sebagai destinasi wisata yang lengkap dan autentik," tambahnya.
Selain memperkenalkan sejarah dan proses produksi komoditas perkebunan, kunjungan ini juga menjadi sarana promosi potensi wisata Kabupaten Jember kepada wisatawan internasional. Pengalaman yang diperoleh selama berada di Kebun Kalimrawan diharapkan dapat menjadi cerita positif yang dibagikan kepada masyarakat di negara asal mereka, sehingga semakin banyak wisatawan mancanegara tertarik untuk mengunjungi Jember.
Kebun Kalimrawan merupakan salah satu aset berharga yang dimiliki PP Kahyangan Jember. Dengan memadukan keindahan alam, warisan sejarah perkebunan, serta aktivitas edukatif yang melibatkan wisatawan secara langsung, kawasan ini memiliki potensi besar untuk berkembang sebagai destinasi agrowisata unggulan di Kabupaten Jember.
Melalui pengembangan wisata berbasis pengalaman seperti ini, Pemerintah Kabupaten Jember bersama para pemangku kepentingan terus berkomitmen menghadirkan destinasi yang tidak hanya memberikan nilai rekreasi, tetapi juga edukasi, pelestarian sejarah, dan pemberdayaan potensi lokal. Kunjungan wisatawan asal Belanda tersebut menjadi bukti bahwa pesona agrowisata Jember mampu memberikan pengalaman yang berkesan sekaligus memperkuat posisi Kabupaten Jember sebagai salah satu destinasi wisata unggulan di Jawa Timur. (ram)