Mengenal "Pemkab Mini", Strategi Bupati Jember Pemerataan Layanan di Jember
- 24 April 2026
- Dibaca 197 Kali
Bagikan Via:
Mengenal "Pemkab Mini", Strategi Bupati Jember Pemerataan Layanan di Jember
JEMBER, 23 April 2026 – Bupati Jember, Muhammad Fawait, S.E., M.Sc., resmi meluncurkan inovasi Mal Pelayanan Publik (MPP) Mini atau yang akrab disebut "Pemkab Mini" dalam siaran langsung di kanal YouTube Wadul Gus’e di RSD dr. Soebandi.
Mengusung tema “Berobat Susah? Pajak Nunggak?”, inovasi ini bertujuan untuk menghadirkan akses pelayanan publik yang merata dan berkeadilan bagi seluruh masyarakat Jember. Melalui kehadiran Pemkab Mini di berbagai titik strategis, warga pedesaan di wilayah pinggiran kini tidak perlu lagi menempuh perjalanan jauh ke pusat kota untuk mengurus administrasi kependudukan, perizinan dan sosial. Pelayanan
Inovasi ini lahir dari kesadaran bahwa Kabupaten Jember memiliki geografis yang sangat luas. "Penduduk Jember ada yang di pegunungan, pinggir kebun, maupun pantai memiliki hak yang sama. Mereka sama-sama warga Jember yang taat pajak, maka tidak boleh ada perbedaan akses layanan antara kota dan desa," tegas Gus Fawait saat live di YouTube Wadul Gus’e, Kamis (23/4).
Untuk tahap awal, tiga lokasi strategis telah ditetapkan sebagai pusat Pemkab Mini. Kecamatan Jombang mewakili wilayah Jember ujung barat sebelah selatan. Kecamatan Tanggul mewakili wilayah barat sebelah utara. Kecamatan Mayang mewakili wilayah timur sebelah selatan. Sementara untuk wilayah utara, pemerintah sedang mengupayakan percepatan di Kecamatan Kalisat. Fasilitas ini menyediakan berbagai fungsi layanan administratif yang biasanya hanya tersedia di kantor dinas pusat.
Masyarakat kini bisa mengurus perizinan melalui DPMPTSP, administrasi kependudukan seperti KTP dan KK, dan urusan sosial, hingga pembayaran pajak daerah cukup di kantor kecamatan yang ditunjuk. "Bagi masyarakat yang ingin mengurus izin atau data kependudukan, hari ini bisa dilakukan di Pemkab Mini. Tidak perlu jauh-jauh ke kota, kami bawa kantor dinasnya ke dekat rumah warga," jelas Gus Fawait.
Senada dengan Gus Fawait, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Jember Isnaini Dwi Susanti, S.H., M.Si. menyatakan. “Untuk layanan sosial juga ada MPP Mini. Jadi masyarkat disekitar tiga daerah tersebut sudah tidak perlu ke kota lagi cukup di MPP Mini,” jelasnya.
Hadirnya MPP Mini diharapkan meningkatkan efisiensi birokrasi dan transparansi layanan. Bupati berencana meresmikan titik-titik tersebut secara khusus dalam waktu dekat dan mengajak masyarakat untuk memanfaatkan fasilitas ini. "Pengumuman ini penting agar warga tahu bahwa perwakilan pemerintah sudah ada di wilayah barat, timur, dan selatan. Ini adalah langkah nyata kami untuk memastikan tidak ada warga Jember yang merasa terpinggirkan dalam mendapatkan hak administrasi mereka," pungkasnya. (rou)