logo ppid jember kim
Oleh : Kecamatan Jenggawah

Melestarikan Budaya Sambil Berbagi, Kertonegoro Gelar Wayang Kulit dan Santunan Anak Yatim

  • 22 Juni 2026
  • Dibaca 3 Kali
Bagikan Via:
melestarikan-budaya-sambil-berbagi-kertonegoro-gelar-wayang-kulit-dan-santunan-anak-yatim-20260622

Melestarikan Budaya Sambil Berbagi, Kertonegoro Gelar Wayang Kulit dan Santunan Anak Yatim

JEMBER, 22 JUNI 2026 - Suasana hangat penuh kebersamaan mewarnai Desa Kertonegoro, Kecamatan Jenggawah. Pemerintah Desa Kertonegoro menggelar kegiatan santunan bagi anak yatim yang dirangkaikan dengan pagelaran wayang kulit sebagai hiburan sekaligus upaya melestarikan seni budaya tradisional.

Kegiatan yang dimulai pukul 19.00 WIB tersebut dihadiri Camat Jenggawah Soetjahyo, SP., M.M., Kapolsek Jenggawah IPTU Andi Ferry Cristihan, S.H., Danramil 0824/25 Jenggawah Kapten Inf. Suprayitno, Kepala Desa Kertonegoro Hj. Siti Munfarida, Sekretaris Desa Kertonegoro Mujamil, jajaran perangkat desa, kepala dusun, RT/RW, Bhabinkamtibmas, Babinsa, tokoh masyarakat, serta warga yang antusias mengikuti jalannya acara.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan oleh ketua panitia, dilanjutkan sambutan Kepala Desa Kertonegoro dan Camat Jenggawah. Acara kemudian dilanjutkan dengan penyerahan santunan kepada 10 anak yatim sebagai bentuk kepedulian sosial kepada masyarakat yang membutuhkan. Setelah doa bersama, masyarakat disuguhi pagelaran wayang kulit yang berlangsung meriah dan menjadi hiburan bagi warga.

Camat Jenggawah, Soetjahyo, SP., M.M., mengapresiasi terselenggaranya kegiatan yang memadukan nilai sosial dan pelestarian budaya tersebut. Menurutnya, kegiatan seperti ini mampu mempererat hubungan antarmasyarakat sekaligus menjaga eksistensi kesenian tradisional.

"Melalui kegiatan ini kita tidak hanya berbagi kebahagiaan dengan anak-anak yatim, tetapi juga menjaga warisan budaya yang menjadi identitas masyarakat. Semoga semangat kebersamaan seperti ini terus terpelihara," ujar Soetjahyo.

Kepala Desa Kertonegoro, Hj. Siti Munfarida, mengatakan bahwa santunan anak yatim merupakan agenda sosial yang rutin dilaksanakan bersamaan dengan kegiatan masyarakat. Ia berharap kepedulian terhadap sesama terus tumbuh seiring dengan upaya melestarikan budaya daerah.

"Kami ingin kegiatan ini menjadi ruang silaturahmi bagi masyarakat. Di satu sisi ada kepedulian terhadap anak-anak yatim, di sisi lain masyarakat dapat menikmati kesenian wayang kulit yang merupakan bagian dari budaya bangsa," katanya.

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan tertib, aman, dan lancar berkat sinergi antara pemerintah desa, Pemerintah Kecamatan Jenggawah, unsur TNI-Polri, serta dukungan seluruh masyarakat yang hadir.

Galeri Foto