logo ppid jember kim
Oleh : Kecamatan Sumberjambe

Migrasi Aman Dimulai dari Kecamatan, Camat Sumberjambe Perkuat Edukasi Warga

  • 15 Juni 2026
  • Dibaca 16 Kali
Bagikan Via:
migrasi-aman-dimulai-dari-kecamatan-camat-sumberjambe-perkuat-edukasi-warga-20260616

Migrasi Aman Dimulai dari Kecamatan, Camat Sumberjambe Perkuat Edukasi Warga

JEMBER, 15 JUNI 2026 – Pemerintah Kecamatan Sumberjambe terus memperkuat perannya dalam mendukung edukasi migrasi aman bagi masyarakat seiring meningkatnya kebutuhan informasi mengenai prosedur bekerja ke luar negeri secara legal.

Komitmen tersebut ditunjukkan melalui keterlibatan Camat Sumberjambe, Djoni Nurtjahjono, SH, M.Si., dalam kegiatan Jalan Sehat Gerakan Nasional Migran Aman yang digelar di Alun-Alun Jember, Minggu 14 Juni 2026.

Dalam kegiatan tersebut, Djoni tidak hanya hadir bersama perwakilan masyarakat, tetapi juga menegaskan pentingnya peran pelayanan publik di tingkat kecamatan sebagai pintu masuk edukasi bagi calon Pekerja Migran Indonesia (PMI).

Menurutnya, pelayanan administrasi seperti legalisasi Kartu Keluarga (KK), Kartu Tanda Penduduk (KTP), maupun dokumen kependudukan lainnya dapat dimanfaatkan sebagai momentum untuk menggali informasi terkait rencana warga bekerja ke luar negeri.

Ia menilai petugas pelayanan perlu lebih proaktif dengan menanyakan tujuan penggunaan dokumen yang diurus masyarakat. Melalui langkah tersebut, aparatur pemerintah dapat sekaligus memberikan pemahaman mengenai prosedur resmi dan aman untuk menjadi PMI.

“Pelayanan administrasi bukan hanya soal menyelesaikan berkas, tetapi juga menjadi ruang edukasi. Ketika warga mengurus KK atau KTP, petugas dapat menanyakan apakah yang bersangkutan memiliki rencana bekerja ke luar negeri. Jika iya, mereka bisa langsung diberikan informasi mengenai jalur yang aman dan legal,” ujar Djoni.

Ia menegaskan, upaya tersebut merupakan bagian dari langkah pencegahan dini terhadap praktik migrasi nonprosedural yang masih berpotensi terjadi di sejumlah wilayah. Dalam konteks ini, kecamatan memiliki posisi strategis karena menjadi institusi pemerintah yang paling dekat dengan masyarakat.

Selain itu, Djoni mendorong optimalisasi peran perangkat desa dan petugas pelayanan umum agar turut aktif menyampaikan informasi mengenai perlindungan PMI. Edukasi tersebut mencakup risiko keberangkatan melalui jalur ilegal serta pentingnya mengikuti prosedur resmi yang telah ditetapkan pemerintah.

Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Jember di bawah kepemimpinan Bupati Jember Dr. Muhammad Fawait, S.E., M.Sc., juga terus menaruh perhatian pada penguatan layanan dan perlindungan bagi pekerja migran Indonesia. Berbagai upaya dilakukan untuk memperluas akses informasi, layanan administrasi, hingga pendampingan bagi masyarakat yang ingin bekerja di luar negeri.

Bupati menegaskan bahwa PMI merupakan salah satu pilar penting perekonomian daerah sehingga perlu mendapatkan perlindungan maksimal sejak tahap persiapan, penempatan, hingga kepulangan.

Melalui sinergi antara pemerintah kabupaten, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, serta instansi terkait, termasuk Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI), diharapkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya migrasi aman semakin meningkat.

Djoni berharap pendekatan pelayanan yang dipadukan dengan edukasi tersebut dapat terus diperkuat hingga ke tingkat desa. Dengan demikian, masyarakat tidak hanya memperoleh kemudahan layanan administrasi, tetapi juga pemahaman yang benar sebelum mengambil keputusan untuk bekerja ke luar negeri. (wd)

Galeri Foto