Monitoring Posyandu Jadi Sarana Evaluasi Cakupan Layanan Kesehatan Ibu dan Anak di Kecamatan Jenggawah
- 15 Juni 2026
- Dibaca 16 Kali
Bagikan Via:
Monitoring Posyandu Jadi Sarana Evaluasi Cakupan Layanan Kesehatan Ibu dan Anak di Kecamatan Jenggawah
JEMBER, 15 JUNI 2026 – Permasalahan rendahnya partisipasi imunisasi balita di lingkungan Pondok Pesantren Al Islah, Desa Jenggawah, menjadi salah satu perhatian utama dalam kegiatan kunjungan Posyandu dan pembinaan kader yang dilakukan Ketua TP PKK Kecamatan Jenggawah, Lisa Soetjahyo bersama tim. Permasalahan tersebut mengemuka saat kegiatan monitoring dan serap aspirasi di Posyandu Apel 5 Desa Jenggawah.
Kegiatan yang juga dilaksanakan di Posyandu Apel 45 Desa Cangkring tersebut dihadiri oleh Ketua TP PKK Desa Cangkring yang diwakili anggota, Bidan Desa Cangkring Diana Merza, Bidan Desa Jenggawah Zulva, serta para kader posyandu. Selain melakukan monitoring pelayanan kesehatan ibu dan anak, tim juga menampung berbagai kendala yang dihadapi kader dalam menjalankan kegiatan posyandu di lapangan.
Dari hasil diskusi bersama kader Posyandu Apel 5, diketahui masih terdapat sebagian keluarga yang tinggal di lingkungan atau ndalem Pondok Pesantren Al Islah yang belum berpartisipasi secara optimal dalam kegiatan posyandu setelah masa kehamilan. Selama ini sebagian ibu hamil masih memanfaatkan layanan kesehatan saat masa kehamilan, namun setelah melahirkan tidak lagi rutin membawa bayi maupun balitanya ke posyandu.
Kondisi tersebut berdampak pada belum optimalnya pemantauan tumbuh kembang balita, termasuk pelaksanaan imunisasi dasar yang menjadi salah satu layanan penting di posyandu. Padahal imunisasi merupakan upaya pencegahan yang efektif untuk melindungi anak dari berbagai penyakit yang dapat dicegah melalui imunisasi.
Ketua TP PKK Kecamatan Jenggawah, Lisa Soetjahyo, mengatakan bahwa persoalan tersebut perlu disikapi melalui pendekatan yang persuasif dan edukatif. Menurutnya, pemerintah, tenaga kesehatan, kader posyandu, dan tokoh masyarakat perlu membangun komunikasi yang baik agar keluarga dapat memahami manfaat posyandu dan pentingnya imunisasi bagi tumbuh kembang anak.
"Kami tidak ingin hanya melihat persoalan ini sebagai angka kehadiran yang rendah. Yang lebih penting adalah bagaimana kita bersama-sama mencari solusi agar para orang tua memahami pentingnya pemantauan kesehatan anak sejak lahir. Posyandu bukan hanya untuk ibu hamil, tetapi juga untuk memastikan bayi dan balita tumbuh sehat serta mendapatkan hak pelayanan kesehatan yang lengkap," ujarnya, Senin 15 Juni 2026.
Dalam forum tersebut, kader posyandu juga menyampaikan berbagai masukan terkait strategi pendekatan yang dapat dilakukan. Salah satunya adalah memperkuat komunikasi dengan keluarga pondok melalui tokoh yang dihormati di lingkungan pesantren sehingga pesan-pesan kesehatan dapat diterima dengan lebih baik.
Bidan Desa Jenggawah, Zulva, menjelaskan bahwa kehadiran balita di posyandu sangat penting karena selain mendapatkan layanan imunisasi, anak juga memperoleh pemantauan pertumbuhan dan perkembangan secara berkala melalui pencatatan pada Buku Kartu Menuju Sehat (KMS).
"Ketika anak rutin datang ke posyandu, kondisi kesehatannya dapat dipantau sejak dini. Jika ditemukan masalah pertumbuhan atau kesehatan, maka penanganan juga bisa dilakukan lebih cepat," jelasnya.
Selain membahas permasalahan tersebut, tim juga melakukan verifikasi data sasaran posyandu. Di Posyandu Apel 5 Desa Jenggawah tercatat sebanyak 68 balita dan 6 ibu hamil dengan total sasaran 74 orang. Sementara di Posyandu Apel 45 Desa Cangkring tercatat 63 balita dan 5 ibu hamil dengan total sasaran 68 orang.
Melalui kegiatan monitoring dan pembinaan ini, TP PKK Kecamatan Jenggawah berharap dapat terbangun langkah bersama untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya layanan kesehatan dasar. Permasalahan yang ditemukan di Posyandu Apel 5 akan menjadi bahan tindak lanjut bagi kader, tenaga kesehatan, pemerintah desa, serta pihak terkait agar semakin banyak keluarga yang aktif memanfaatkan layanan posyandu, termasuk membawa balitanya untuk mendapatkan imunisasi dan pemantauan kesehatan secara rutin.