PEMERINTAH KABUPATEN JEMBER MONITORING DAN EVALUASI DAPUR MBG DI WILAYAH KECAMATAN KALIWATES
- 04 Maret 2026
- Dibaca 533 Kali
Bagikan Via:
PEMERINTAH KABUPATEN JEMBER MONITORING DAN EVALUASI DAPUR MBG DI WILAYAH KECAMATAN KALIWATES
Pemerintah Kabupaten Jember melalui Kecamatan Kaliwates melaksanakan kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) pada Selasa, 3 Maret 2026, mulai pukul 09.00 WIB sampai dengan selesai.
Kegiatan ini dilaksanakan pada empat titik Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), yaitu SPPG Jember Kepatihan, SPPG Jember Kidul, SPPG Sempusari 01, dan SPPG Sempusari 02. Monitoring dipimpin langsung oleh Camat Kaliwates selaku Kepala Wilayah, didampingi oleh Danramil Kaliwates, Kepala Puskesmas Jember Kidul dan Mangli, para Lurah (Kepatihan, Jember Kidul, dan Sempusari), Kasi PMKS Kecamatan Kaliwates, Kasi PMKS Kelurahan Jember Kidul, unsur Babinsa di masing-masing kelurahan, tenaga ahli gizi, tenaga kesehatan lingkungan, serta unsur Kecamatan Kaliwates lainnya.
Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan pelaksanaan program MBG berjalan sesuai standar kesehatan, higiene sanitasi, serta ketentuan teknis yang berlaku, sekaligus menjamin ketepatan sasaran penerima manfaat.
Dalam arahannya, Camat Kaliwates menegaskan bahwa kualitas makanan, kebersihan dapur, kelayakan sarana prasarana, serta kepatuhan terhadap standar kesehatan merupakan aspek yang tidak dapat ditawar. Program MBG merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Jember dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat melalui pemenuhan gizi yang aman, layak, dan berkualitas.
Berdasarkan hasil monitoring di lapangan, diperoleh beberapa catatan sebagai berikut:
SPPG Jember Kepatihan
Ditemukan beberapa hal yang perlu segera ditindaklanjuti, antara lain ketersediaan AC yang belum memadai, kondisi kipas angin yang belum bersih, serta Saluran Pembuangan Air Limbah (SPAL) yang tidak tertutup sehingga menimbulkan aroma kurang sedap. Selain itu, Inspeksi Kesehatan Lingkungan (IKL) belum dilaksanakan sebelum dapur beroperasi, serta pemeriksaan kimia air dan uji sampel makanan belum dilakukan. Adapun dari sisi tampilan dan pengemasan makanan dinilai sudah cukup baik.
SPPG Jember Kidul
Secara umum telah memenuhi standar yang ditetapkan. IKL, uji kelayakan air, dan uji kelayakan makanan telah dilaksanakan sesuai ketentuan. SPPG ini juga telah memperoleh Sertifikat Layak Higiene Sanitasi (SLHS). Fasilitas penyimpanan dan pemorsian telah dilengkapi AC, serta pemilihan menu telah memenuhi standar kebutuhan gizi. Namun demikian, terdapat catatan terkait kemasan susu yang perlu ditingkatkan kualitasnya, serta penyesuaian menu selama bulan puasa.
SPPG Sempusari 02
Masih ditemukan beberapa kekurangan, di antaranya SPAL yang tidak lancar dan menimbulkan aroma kurang sedap, ventilasi udara yang belum representatif, dapur yang belum dicat, serta keterbatasan APAR. Selain itu, kondisi ruang pencucian alat makan belum bersih dan keramik dapur licin sehingga berpotensi menimbulkan risiko keselamatan kerja. IKL juga belum dilaksanakan. Sumber air telah tersedia dengan baik.
SPPG Sempusari 01
Ditemukan bahwa variasi menu masih kurang, ketersediaan APAR belum memadai, serta kondisi grease trap yang perlu dibersihkan. Tampilan penyajian menu juga perlu ditingkatkan agar lebih menarik. Adapun IKL telah lengkap dan terdokumentasi.
Seluruh temuan hasil monitoring akan segera ditindaklanjuti oleh pengelola masing-masing SPPG dengan pendampingan dari pihak kecamatan dan puskesmas. Pemerintah Kecamatan Kaliwates akan terus melakukan pembinaan dan pengawasan secara berkala guna memastikan seluruh dapur MBG memenuhi standar yang ditetapkan.
Kegiatan monitoring ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Pemerintah Kabupaten Jember dalam memastikan bahwa Program Makan Bergizi Gratis berjalan secara optimal, higienis, aman, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Demikian berita ini disampaikan sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan program di wilayah Kecamatan Kaliwates.