Musibah Kebakaran di Jombang, Dapur Rumah Lansia Terbakar Akibat Tungku Kayu
- 28 Februari 2026
- Dibaca 430 Kali
Bagikan Via:
Musibah Kebakaran di Jombang, Dapur Rumah Lansia Terbakar Akibat Tungku Kayu
Musibah kebakaran rumah terjadi di Dusun Krajan II RT 02 RW 18, Desa Jombang, Kecamatan Jombang. Kejadian dilaporkan pada Sabtu, 28 Februari 2026 pukul 09.50 WIB dan ditindaklanjuti pada pukul 17.30 WIB. Rumah milik Sarikem (74 tahun), yang dihuni satu jiwa, mengalami kerusakan ringan pada bagian dapur dengan ukuran bangunan sekitar 3 meter x 4 meter.
Berdasarkan kronologis, kebakaran terjadi pada Kamis, 12 Februari 2026 sekitar pukul 15.30 WIB. Api diduga berasal dari tungku kayu bakar yang digunakan korban untuk memasak dan ditinggal pergi. Saat kembali ke rumah, korban mendapati api telah membakar bagian dapur. Warga sekitar yang mengetahui kejadian tersebut segera bergotong royong memadamkan api secara manual sehingga kobaran tidak meluas ke bagian rumah lainnya. Tidak terdapat korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Tim BPBD Kabupaten Jember tiba di lokasi sekitar pukul 16.00 WIB untuk melakukan koordinasi dengan Muspika, melaksanakan assessment, serta mendistribusikan bantuan logistik kepada korban. Bantuan yang diberikan meliputi satu paket sembako, satu paket lauk pauk, satu paket tambahan gizi, satu paket makanan siap saji, satu paket perlengkapan makan, satu lembar terpal, satu paket sandang, satu paket lansia, satu paket kebersihan, satu buah selimut, serta satu paket family kit. Dokumentasi kegiatan juga telah dilakukan sebagai bagian dari laporan penanganan.
Kondisi terkini, dapur rumah yang terbakar telah diperbaiki secara swadaya oleh warga setempat. BPBD merekomendasikan agar masyarakat lebih berhati-hati saat memasak, khususnya yang menggunakan tungku kayu bakar, serta memastikan api benar-benar padam sebelum meninggalkan dapur guna mencegah kejadian serupa.
Selama proses penanganan tidak terdapat kendala. Unsur yang terlibat dalam kegiatan ini meliputi BPBD Kabupaten Jember, Perangkat Kecamatan Jombang, Perangkat Desa Jombang, Sahabat Tagana, serta warga sekitar.