Muspika Sukorambi Tindak Lanjuti Aduan Menu MBG di SMKN 5 Jember
- 13 Mei 2026
- Dibaca 800 Kali
Bagikan Via:
Muspika Sukorambi Tindak Lanjuti Aduan Menu MBG di SMKN 5 Jember
JEMBER, 13 MEI 2026 – Muspika Sukorambi melakukan tindak lanjut atas aduan salah satu siswa terkait menu program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SMKN 5 Jember melalui layanan Wadul Guse, Rabu, 13 Mei 2026.
Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk respons cepat pemerintah dalam memastikan pelaksanaan program MBG berjalan sesuai standar pelayanan dan pemenuhan gizi peserta didik.
Camat Sukorambi, Musyafa, S.HI., M.M., mengatakan monitoring dilakukan secara langsung guna mengetahui kondisi riil pelaksanaan program di lapangan sekaligus memastikan kualitas makanan yang diterima siswa.
“Kami hadir untuk memastikan setiap aduan masyarakat ditindaklanjuti secara cepat, objektif, dan profesional agar kualitas pelayanan publik tetap terjaga,” ujarnya.
Dalam kegiatan tersebut, Muspika Sukorambi melakukan pengecekan terhadap menu makanan, proses distribusi, hingga penyajian makanan kepada siswa. Tim juga melakukan klarifikasi bersama pihak sekolah dan siswa terkait aduan yang disampaikan.
Berdasarkan hasil monitoring, Muspika Sukorambi tidak menemukan adanya keteledoran maupun pelanggaran standar dalam pelaksanaan program MBG sebagaimana yang diadukan.
Sementara itu pihak sekolah, Achmad Nurcholis, S.Pd., M.Pd., menjelaskan bahwa pelaksanaan program MBG di SMKN 5 Jember selama ini berjalan baik dan sesuai standar pemenuhan gizi bagi siswa usia sekolah menengah kejuruan.
“Hingga saat ini pelaksanaan MBG di SMKN 5 Jember berjalan baik dan sesuai standar pemenuhan gizi bagi anak usia SMK. Karena itu, kami menilai aduan tersebut tidak sesuai dengan kondisi yang ada di sekolah,” ujarnya.
Nurcholis menambahkan, pihak sekolah akan meningkatkan sosialisasi kepada siswa terkait program MBG, etika penggunaan media sosial, serta mekanisme penyampaian laporan melalui layanan Wadul Guse.
Menurutnya, edukasi tersebut penting agar setiap persoalan dapat dikomunikasikan secara tepat dan terkoordinasi dengan pihak sekolah sebelum disampaikan ke ruang publik.
“Kami akan terus memberikan pemahaman kepada siswa agar bijak dalam menggunakan media sosial dan memahami mekanisme pelaporan yang baik sehingga tidak terjadi kesalahpahaman di kemudian hari,” katanya.
Langkah responsif tersebut dinilai sejalan dengan semangat pelayanan publik Pemerintah Kabupaten Jember di bawah kepemimpinan Muhammad Fawait, S.E., M.Sc, atau Gus Fawait yang terus mendorong pelayanan publik yang cepat, terbuka, dan berpihak kepada masyarakat.
Melalui monitoring tersebut, pemerintah berharap program Makan Bergizi Gratis dapat terus berjalan optimal dan memberikan manfaat nyata bagi kesehatan serta kebutuhan gizi peserta didik. (hus)