logo ppid jember kim
Oleh : Dinas Ketahanan Pangan, Peternakan dan Perikanan

Operasi Pasar di Jember, Pemerintah Pastikan Ketersediaan dan Harga Beras Tetap Terpantau

  • 09 September 2026
  • Dibaca 44 Kali
Bagikan Via:
operasi-pasar-di-jember-pemerintah-pastikan-ketersediaan-dan-harga-beras-tetap-terpantau-20260909

Operasi Pasar di Jember, Pemerintah Pastikan Ketersediaan dan Harga Beras Tetap Terpantau

JEMBER – Dinas Ketahanan Pangan, Peternakan, dan Perikanan (DKPPP) Kabupaten Jember bersama Badan Pangan Nasional (Bapanas) dan Satgas Pangan melaksanakan Operasi Pasar sekaligus monitoring dan evaluasi harga serta ketersediaan bahan pangan pokok, khususnya beras, Selasa (8/9/2026).

Kegiatan yang dimulai pukul 08.30 WIB hingga selesai tersebut berlangsung di sejumlah distributor/toko beras di Pasar Tanjung Jember serta pusat perbelanjaan modern Lippo Plaza Jember. Kegiatan ini turut melibatkan unsur Polda Jawa Timur, Polres Jember, Bulog Jember, Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah dan Perdagangan, serta Badan Pusat Statistik (BPS).

Monitoring dilakukan untuk memastikan kondisi pasokan beras di tingkat pasar sekaligus melihat perkembangan harga yang diterima masyarakat. Tim melakukan pengecekan secara langsung terhadap stok dan harga berbagai jenis beras yang beredar di pasaran.

Hasil pemantauan menunjukkan bahwa stok beras yang tersedia di sejumlah lokasi cenderung didominasi beras khusus. Di antaranya beras fortifikasi merek Anak Raja dengan harga Rp93.500 per 5 kilogram, Topi Koki Rp94.500 per 5 kilogram, serta Koki Rp105.900 per 5 kilogram. Selain itu, terdapat beras dengan indikasi geografis merek Sintanur dengan harga sekitar Rp101.000 per 5 kilogram.

Untuk beras premium, ketersediaannya di masing-masing distributor/toko relatif terbatas. Beberapa merek yang ditemukan antara lain Dokar dengan harga Rp14.900 per kilogram dan Macan Hitam Rp15.600 per kilogram, yang berada di atas Harga Eceran Tertinggi (HET). Sementara di Lippo Plaza terdapat beberapa merek seperti Befood Punokawan, Befood Tetra Ramos, dan Beras Santap dengan harga sekitar Rp14.900 per kilogram, namun stoknya masih sangat terbatas.

Kondisi tersebut tidak terlepas dari harga gabah yang masih relatif tinggi sehingga turut mempengaruhi ketersediaan beras premium di pasaran.

Direktur Bidang Penganekaragaman Konsumsi Pangan Bapanas RI, Sdr. Hamid Sangadji, menyampaikan bahwa monitoring lapangan penting dilakukan untuk mendapatkan gambaran nyata mengenai kondisi pangan di daerah.

“Monitoring ini penting untuk memastikan ketersediaan pangan dan perkembangan harga di tingkat konsumen. Pemerintah bersama Satgas Pangan akan terus melakukan pemantauan agar kondisi pasokan tetap terjaga dan masyarakat mendapatkan akses pangan dengan harga yang wajar,” ujar Hamid Sangadji.

Sementara itu, untuk beras kelas mutu medium, masyarakat masih dapat menemukan beras SPHP dengan harga Rp11.600 per kilogram atau masih berada di bawah HET. Tim juga menemukan beberapa beras pecah, di antaranya Simental dan Brastop Kuning, dengan harga sekitar Rp 68.000 per 5 kilogram.

Operasi Pasar ini menjadi bagian dari upaya bersama pemerintah dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan sekaligus memastikan kondisi perberasan di Kabupaten Jember tetap terkendali.(ran)

Galeri Foto