logo ppid jember kim
Oleh : Badan Penanggulangan Bencana Daerah

Operasi SAR Berakhir Duka, Tim Gabungan Temukan Pelajar SD Meninggal di Aliran Irigasi Semboro

  • 28 Juli 2026
  • Dibaca 86 Kali
Bagikan Via:
operasi-sar-berakhir-duka-tim-gabungan-temukan-pelajar-sd-meninggal-di-aliran-irigasi-semboro-20260728

Operasi SAR Berakhir Duka, Tim Gabungan Temukan Pelajar SD Meninggal di Aliran Irigasi Semboro

JEMBER, 28 JULI 2026 – Operasi pencarian terhadap seorang pelajar sekolah dasar yang dilaporkan hilang di Kecamatan Semboro, Kabupaten Jember, berakhir dengan kabar duka. Tim SAR gabungan menemukan korban, Silvia Ramadani (11), dalam kondisi meninggal dunia di aliran irigasi persawahan Dusun Krajan, Desa Rejoagung, Kecamatan Semboro, Selasa, 28 Juli 2026.

Korban merupakan warga Dusun Pacuan RT 002 RW 001, Desa Sidomulyo, Kecamatan Semboro. Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban sebelumnya diduga berjalan kaki menuju aliran Sungai Bondoyudo di wilayah Pacuan pada Minggu, 26 Juli 2026 sekitar pukul 17.30 WIB.

Setelah tidak kembali ke rumah, keluarga bersama warga melakukan pencarian, namun keberadaannya tidak ditemukan. Laporan resmi kemudian diterima SPKT Polsek Semboro pada Senin, 27 July 2026 sekitar pukul 16.00 WIB.

Pencarian membuahkan hasil pada Selasa pagi sekitar pukul 08.30 WIB. Seorang petani yang sedang membajak sawah menemukan jasad korban di aliran irigasi. Penemuan tersebut segera dilaporkan kepada aparat sehingga Tim SAR gabungan bergerak menuju lokasi untuk melakukan proses evakuasi.

Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Jember berangkat menuju lokasi pada pukul 09.00 WIB dan tiba sekitar pukul 10.04 WIB. Enam menit kemudian, tepat pukul 10.10 WIB, proses evakuasi berhasil dilakukan. Jenazah korban selanjutnya dibawa ke rumah duka dan diserahkan kepada pihak keluarga. Keluarga korban memutuskan menolak dilakukan autopsi.

Anggota Tim Reaksi Cepat BPBD Jember, Didi Teguh, mengatakan BPBD segera berkoordinasi dengan Basarnas Pos Jember, Polsek Semboro, serta pemerintah desa begitu menerima informasi penemuan korban.

"Setelah menerima laporan, kami langsung menuju lokasi bersama unsur SAR gabungan. Evakuasi berjalan lancar berkat koordinasi seluruh pihak yang terlibat. Korban berhasil dievakuasi dan diserahkan kepada keluarga. Selain itu, BPBD juga menyalurkan bantuan berupa satu paket sembako sebagai bentuk kepedulian kepada keluarga yang sedang berduka," ujar Didi Teguh.

Operasi pencarian melibatkan personel dari BPBD Kabupaten Jember, Polsek Semboro, Koramil Semboro, Basarnas Pos Jember, Puskesmas Semboro, perangkat desa, serta masyarakat setempat. Dalam operasi tersebut digunakan satu unit rescue car, tiga pelampung, tiga helm keselamatan, satu set peralatan medis, tali lempar, serta satu kantong jenazah. Kondisi cuaca selama proses evakuasi berlangsung cerah berawan sehingga tidak menghambat jalannya operasi.

Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat agar meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak, terutama saat beraktivitas di sekitar sungai maupun saluran irigasi yang memiliki arus cukup deras dan berpotensi membahayakan. BPBD Jember juga mengimbau warga untuk segera melaporkan kepada aparat apabila terjadi kondisi darurat agar penanganan dapat dilakukan secepat mungkin melalui koordinasi lintas instansi. (tgh)

Galeri Foto