logo ppid jember kim
Oleh : Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan Dan Perlindungan Anak

Angka Kemiskinan Absolut Tertinggi Kedua di Jatim, Bupati Jember Andalkan Beasiswa untuk Putus Rantai Kemiskinan

  • 21 Juli 2026
  • Dibaca 4 Kali
Bagikan Via:
angka-kemiskinan-absolut-tertinggi-kedua-di-jatim-bupati-jember-andalkan-beasiswa-untuk-putus-rantai-kemiskinan-20260721

Angka Kemiskinan Absolut Tertinggi Kedua di Jatim, Bupati Jember Andalkan Beasiswa untuk Putus Rantai Kemiskinan

JEMBER, 20 Juli 2026– Bupati Kabupaten Jember Muhammad Fawait, S.E., M.Sc. mengungkapkan, sejak awal menjabat sebagai bupati, ia dihadapkan pada kenyataan bahwa Jember menempati posisi kedua angka kemiskinan absolut tertinggi di Jawa Timur setelah Kabupaten Malang. Kondisi ini dinilainya sebagai sebuah paradoks, mengingat Jember dan Malang justru dikenal sebagai kabupaten dengan jumlah perguruan tinggi yang banyak. Hal tersebut disampaikannya dalam sambutan pada siaran langsung sosialisasi Beasiswa Cinta Bergema, Minggu (19/7/2026).

"Kami sadar bahwa tujuan berbangsa dan bernegara itu adalah kesejahteraan, dan kesejahteraan itu diukur dengan kemiskinan. Maka kalau angka kemiskinan masih tinggi, dikatakan belum sejahtera," ujar Gus Fawait.

Fawait juga menjelaskan alasan di balik perubahan skema Beasiswa Cinta Bergema dibandingkan program beasiswa sebelumnya. Jika sebelumnya penerima beasiswa harus mengikuti seleksi ulang setiap tahun, kini penerima beasiswa angkatan 2025 cukup melengkapi daftar ulang berupa surat keterangan aktif kuliah, tanpa perlu mengikuti seleksi kembali, selama capaian akademik maupun non-akademiknya tetap baik.

Fawait turut menyinggung soal timbal balik yang diharapkan dari para penerima beasiswa. Ia berharap mahasiswa penerima dapat turut membantu mempublikasikan program-program pemerintah maupun mempromosikan destinasi wisata dan kampus masing-masing, sebagaimana yang telah dilakukan aparatur sipil negara (ASN) Jember setiap hari Jumat.

Pada kategori prestasi Neisya Aurelia Hakim dari Universitas Jember, merupakan salah satu mahasiswa penerima Beasiswa Cinta Bergema jalur prestasi 2025 yang merasakan langsung dampak positif dari program ini. “Rasa cemas akibat keterbatasan biaya di awal perkuliahan kini berganti menjadi fokus belajar hingga memperbaik IPK, tanpa lagi terbebankan pikiran untuk membayar UKT. Lebih dari sekadar bantuan finansial, program ini juga membangkitkan kebanggaan dan kepedulian kami turut berkontribusi mengenalkan kembali ragam potensi wisata serta kekayaan budaya Jember yang belum banyak diketahui oleh generasi muda," ucapnya.

Pendaftaran Beasiswa Cinta Bergema 2026 dibuka mulai 20 Juli pukul 00.00 WIB hingga 25 Juli pukul 00.00 WIB, dan dipastikan tidak akan ada perpanjangan waktu. Pendaftaran dilakukan sepenuhnya secara daring melalui website tersebut, tanpa perlu datang langsung ke Dinas Pendidikan maupun kampus masing-masing. Ia menegaskan bahwa target lima tahun ke depan adalah menyalurkan 20.000 beasiswa bagi anak-anak Jember hingga tuntas menyelesaikan kuliah di berbagai kampus se-Indonesia. (rou)

Galeri Foto