logo ppid jember kim
Oleh : Kelurahan Banjarsengon

Pantau Kesehatan Warga, Tim Home Care Terpadu Pantau Bumil Risti dan Balita di Banjarsengon

  • 04 September 2026
  • Dibaca 22 Kali
Bagikan Via:
pantau-kesehatan-warga-tim-home-care-terpadu-pantau-bumil-risti-dan-balita-di-banjarsengon-20260904

Pantau Kesehatan Warga, Tim Home Care Terpadu Pantau Bumil Risti dan Balita di Banjarsengon

​JEMBER, 04 SEPTEMBER 2026 - Pemerintah Kecamatan Patrang bersama UPTD Puskesmas Banjarsengon dan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Jember melaksanakan kunjungan home care terpadu di Kelurahan Banjarsengon, Jumat 04 September 2026.

Kegiatan ini bertujuan memantau kondisi ibu hamil risiko tinggi (Bumil Risti) serta tumbuh kembang balita stunting, sekaligus mengidentifikasi kendala administrasi yang menghambat akses layanan kesehatan.

​Kegiatan dipimpin oleh Sekretaris DPMPTSP Kabupaten Jember Rachminda Iskandarian, S.E., didampingi Camat Patrang Musyaffa, S.H.I., M.M., Kepala UPTD Puskesmas Banjarsengon drg. Driana Desy Purwiningsih, M.Kes., Lurah Banjarsengon Sudik Haryono, S.Sos., M.Si., serta tim medis Puskesmas Banjarsengon.

​Sasaran pertama dan kedua adalah Elisatul Munawaroh dan Harifatul Ilmia, warga Jalan Sriti yang tercatat sebagai Bumil Risti. Berdasarkan pemeriksaan medis, keduanya tidak memiliki keluhan kesehatan berarti. Kondisi lingkungan, fasilitas mandi, cuci, kakus (MCK), serta akses air bersih dinyatakan layak. Secara administratif, keduanya telah memiliki KTP, KK, dan kepesertaan BPJS Kesehatan yang aktif.

​Sementara itu, sasaran ketiga adalah balita Naqsya Damira Salsabila yang saat ini mendapatkan perhatian pada aspek pertumbuhan dan perkembangannya. Kondisi balita tersebut terus dipantau secara berkala dan berada dalam pengawasan intensif melalui layanan home care serta UPTD Puskesmas Banjarsengon.

Dari segi tempat tinggal, kondisi rumah dan akses air bersih keluarganya sudah memadai serta telah memiliki Kartu Keluarga. Namun, terdapat kendala administrasi berupa ketiadaan dokumen KTP, sementara kepesertaan jaminan kesehatan bagi Naqsya masih dalam proses pengajuan melalui program Universal Health Coverage (UHC).

​Sekretaris DPMPTSP Kabupaten Jember, Rachminda Iskandarian, menyatakan bahwa kunjungan ini memastikan intervensi kesehatan berjalan optimal sekaligus membantu menyelesaikan kendala administrasi warga.

​"Kami ingin melihat langsung kondisi warga, terutama ibu hamil risiko tinggi serta tumbuh kembang balita, sekaligus membantu menyelesaikan kendala administrasi agar mereka mendapatkan layanan dan perlindungan sosial secara optimal," ujarnya.

​Lurah Banjarsengon, Sudik Haryono, mengapresiasi sinergi lintas sektor ini dan memastikan pihak kelurahan akan segera bergerak cepat menindaklanjuti kendala administrasi yang ditemukan, termasuk dokumen kependudukan dan proses pengajuan UHC bagi balita Naqsya agar segera mendapatkan hak perlindungan sosial.

​Melalui kegiatan ini, pemerintah kecamatan, kelurahan, DPMPTSP, dan Puskesmas Banjarsengon terus memperkuat koordinasi agar penanganan kesehatan masyarakat berjalan berkelanjutan serta kendala di lapangan dapat segera tertangani.​ (sgk)

Galeri Foto