Peduli Lansia dan Warga Sakit, Kelurahan Kaliwates Antar Langsung BAPANG September ke Rumah Penerima
- 25 September 2026
- Dibaca 225 Kali
Bagikan Via:
Peduli Lansia dan Warga Sakit, Kelurahan Kaliwates Antar Langsung BAPANG September ke Rumah Penerima
KALIWATES — Kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan kembali diwujudkan oleh Kelurahan Kaliwates, Kecamatan Kaliwates, Kabupaten Jember melalui penyaluran Bantuan Pangan (BAPANG) bulan September 2026. Berbeda dengan mekanisme pengambilan bantuan yang umumnya dilaksanakan di Pendopo Kelurahan Kaliwates, kali ini bantuan diantarkan langsung secara door to door ke rumah masing-masing penerima.
Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk pelayanan sekaligus perhatian kepada penerima bantuan yang berada dalam kondisi sakit, lanjut usia (lansia), maupun warga yang tidak memiliki keluarga atau pendamping yang dapat mengantarkan mereka untuk mengambil bantuan di Pendopo Kelurahan Kaliwates.
Penyaluran secara langsung ke rumah penerima dilaksanakan pada Rabu (23 September 2026). Sebanyak 12 penerima mendapatkan bantuan pangan tersebut, dengan masing-masing menerima 3 sak beras dengan total berat 30 kilogram. Dengan demikian, secara keseluruhan beras yang diantarkan kepada 12 penerima mencapai 360 kilogram.
Bantuan Diantar Langsung hingga ke Rumah
Sejak pagi, petugas Kelurahan Kaliwates bergerak mendatangi rumah-rumah penerima yang sebelumnya telah teridentifikasi membutuhkan pelayanan khusus. Bantuan tidak sekadar diserahkan di depan rumah, tetapi petugas memastikan bantuan benar-benar sampai kepada penerima yang bersangkutan.
Petugas yang terlibat dalam kegiatan tersebut adalah Fery, Darnik, Mimin dan Tosan Ali, serta didampingi Ketua DESTANA Kelurahan Kaliwates, H. Indra Gunawan.
Kegiatan door to door ini menjadi bagian dari upaya Kelurahan Kaliwates untuk memastikan bahwa keterbatasan kondisi fisik, usia maupun tidak adanya pendamping tidak menjadi hambatan bagi masyarakat untuk memperoleh hak bantuan pangan yang telah dialokasikan kepada mereka.
Bagi penerima yang masih sehat dan memiliki keluarga atau pendamping, pengambilan bantuan dapat dilakukan sesuai mekanisme yang telah ditentukan. Namun bagi warga yang secara kondisi memang mengalami kesulitan untuk datang ke Pendopo, pelayanan kemudian didekatkan dengan cara petugas yang mendatangi warga.
Bukan Sekadar Mengantar Beras
Kehadiran petugas Kelurahan Kaliwates di rumah penerima tidak hanya bermakna sebagai kegiatan distribusi bantuan. Di balik tiga sak beras yang diserahkan, terdapat pesan bahwa pelayanan kepada masyarakat harus memperhatikan kondisi dan kebutuhan penerimanya.
Dengan mendatangi langsung rumah warga, petugas juga dapat melihat kondisi penerima secara lebih dekat sekaligus memastikan bantuan diterima oleh orang yang tepat.
Pendekatan tersebut menjadi semakin penting bagi warga lanjut usia maupun penerima yang sedang mengalami sakit. Bagi mereka, perjalanan menuju lokasi pengambilan bantuan dapat menjadi persoalan tersendiri apabila tidak ada keluarga atau orang lain yang dapat mendampingi.
Penerima: Sangat Terbantu dan Tidak Perlu Repot Keluar Rumah
Salah seorang penerima bantuan mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian yang diberikan Kelurahan Kaliwates. Bantuan yang biasanya harus diambil di Pendopo kini justru diantarkan langsung ke rumah, sehingga sangat membantu terutama bagi penerima yang sedang sakit atau sudah lanjut usia.
“Alhamdulillah, kami sangat terbantu. Kondisi kami memang tidak memungkinkan untuk datang mengambil bantuan sendiri. Dengan diantar langsung ke rumah, kami tidak perlu bingung mencari siapa yang bisa mengantar. Terima kasih kepada Kelurahan Kaliwates dan semua petugas yang sudah datang langsung ke rumah,” ungkap salah seorang penerima bantuan.
Ia berharap perhatian dan pelayanan seperti tersebut dapat terus dilakukan kepada masyarakat yang memang memiliki keterbatasan untuk datang sendiri ke kantor kelurahan.
Pelayanan yang Hadir Mendatangi Masyarakat
Pendampingan H. Indra Gunawan selaku Ketua DESTANA Kelurahan Kaliwates turut memperkuat kegiatan tersebut. Kehadiran unsur masyarakat bersama staf kelurahan menunjukkan bahwa pelayanan sosial dapat dilakukan melalui kolaborasi antara pemerintah kelurahan dan unsur masyarakat.
Kegiatan BAPANG door to door ini sekaligus memperlihatkan prinsip pelayanan yang tidak hanya menunggu masyarakat datang ke kantor, tetapi berupaya menghadirkan pelayanan sampai kepada masyarakat yang membutuhkan.
Bagi Kelurahan Kaliwates, terutama dalam pelayanan kepada kelompok rentan, ketepatan sasaran dan kemudahan akses menjadi bagian penting yang perlu diperhatikan. Bantuan pangan akan memiliki manfaat lebih besar ketika benar-benar dapat diterima oleh warga yang membutuhkan tanpa terkendala kondisi kesehatan, usia ataupun keterbatasan mobilitas.
Sebanyak 12 penerima, 360 kilogram beras, dan perjalanan petugas dari rumah ke rumah pada akhirnya bukan hanya menjadi catatan distribusi bantuan. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi gambaran sederhana tentang semangat pelayanan publik yang mengedepankan kepedulian, kemanusiaan dan kehadiran pemerintah di tengah masyarakat.
Ketika warga tidak mampu datang mengambil bantuan, pelayananlah yang datang mengetuk pintu rumah mereka.