Pelantikan Karang Taruna Jember Lor, Menyemai Generasi Emas dari Akar Rumput
- 06 Mei 2026
- Dibaca 143 Kali
Bagikan Via:
Pelantikan Karang Taruna Jember Lor, Menyemai Generasi Emas dari Akar Rumput
JEMBER, 7 Mei 2026 - Pelantikan pengurus Karang Taruna RW 07 Lingkungan Krajan, Kelurahan Jember Lor, Kecamatan Patrang, Kabupaten Jember, tidak sekadar menjadi seremoni formal. Kegiatan tersebut mencerminkan harapan besar masyarakat terhadap masa depan generasi muda di tingkat akar rumput.
Mengusung tema “Mewujudkan Generasi Emas”, acara ini berlangsung dengan suasana hangat dan partisipatif. Ketua Karang Taruna terpilih, Buyung Adista, bersama jajaran pengurus resmi dikukuhkan di hadapan warga.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh pengurus Karang Taruna Kecamatan Patrang, Karang Taruna Kelurahan Jember Lor, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta sekitar 200 warga. Kehadiran berbagai elemen itu menunjukkan bahwa pembinaan generasi muda masih menjadi perhatian bersama.
Tidak hanya prosesi pelantikan, acara juga diisi dengan penampilan seni dari para pemuda. Setiap rukun tetangga (RT) menampilkan dua pertunjukan, mulai dari tari-tarian hingga bernyanyi. Panggung sederhana yang disiapkan menjadi ruang ekspresi sekaligus wadah bagi pemuda untuk menampilkan kreativitasnya.
Ketua RW 07, Kusno, M.Ag., M.Pd.I., dalam sambutannya menyampaikan bahwa pelantikan ini merupakan momentum strategis untuk membentuk generasi muda yang memiliki daya saing di tengah perkembangan zaman.
“Karang Taruna diharapkan menjadi wadah tumbuh kembang kreativitas pemuda sesuai dengan potensi dan bakat yang dimiliki, sehingga mampu beradaptasi dan berkontribusi secara positif,” ujarnya.
Senada dengan itu, Lurah Jember Lor, Moh. Zaim Ilmi, S.Sos., M.Si., menekankan pentingnya peran Karang Taruna sebagai wadah pembinaan generasi penerus yang aktif dan bermanfaat bagi masyarakat.
“Generasi muda yang tergabung dalam Karang Taruna harus mampu memberikan kontribusi konkret bagi lingkungan sekitar, sehingga keberadaannya benar-benar dirasakan dan membawa dampak positif,” katanya.
Di tengah perubahan zaman yang semakin cepat, pelantikan ini menjadi pengingat bahwa kekuatan komunitas lokal tetap menjadi fondasi penting. Dari lingkungan kecil seperti RW, gagasan tentang “generasi emas” tidak lahir dari slogan semata, melainkan melalui proses pembinaan, partisipasi, dan ruang tumbuh yang berkelanjutan. (Yud)